Kaba Pemko Bukittinggi

Program SIMPUL Kemenag Bukittinggi Dilirik Pusat

Bukittinggi, KABA12.com — Jajaran Kemenag kota Bukittinggi sambut kunjungan Tim Monitoring (Implementasi) proyek perubahan Diklat PIM Tk. III Angkatan LV tahun 2018 Pusdiklat Kementerian Agama Republik Indonesia, di Aula Kantor Kemenag setempat, Senin (01/10). Kegiatan tersebut dihadiri Kasubag, Kasi, Penyelenggara, Kepala Madrasah, Kepala KUA serta seluruh jajaran Kemenag kota Bukittinggi.

Kakan Kemenag kota Bukittinggi, Abrar Munanda, menyampaikan, pihaknya menjadikan sistem Informasi Manajem Pelayanan Unggul sebagai proyek perubahan karena ada UUNo. 29 Tahun 2009 yang mengatur tentang pelayanan publik, Permenpan RB dan Peraturan Menteri Agama No. 65 Tahun 2016 tentang Pelayanan PTSP pada Kementerian Agama. Hal ini langsung ditanggapi dengan melaksanakan PTSP di Kankemenag Kota Bukittinggi mulai Februari 2018 lalu dan menjadi Kemenag pertama Penerapan PTSP Se-Sumatera Barat serta nomor tiga se Indonesia.

“Faktor pendorong penerapan SIMPUL di Kemenag Bukittinggi diantaranay, ada dorongan dari masyarakat untuk menyediakan konsultasi Keagamaan online, keinginan masyarakat untuk menyerahkan berkas sebagai syarat pencairan TPG secara online, adanya keinginan masyarakat untuk dilayani secara online dalam administrasi Haji/Umrah, keinginan masyarakat untuk mendapatkan data keagamaan secara online dan adanya IKM,” jelasnya.

Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Unggul (SIMPUL) dapat memudahkan layanan publik dalam waktu yang singkat dan tepat waktu sebagai bagian area perubahan reformasi Birokrasi yang keluarkan Kemempan RB, mendukung terwujudnya Zona Integritas, mendukung terealisasinya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dan membantu membangun citra positif kementerian Agama melalui Excelent servis dengan di dukung Sumber Daya Manusia yang berkualitas.

“Nantinya SIMPUL ini akan kita kembangkan sesuai dengan program derektif kementerian Agama seperti Belajar Rahasia Nikah (BERKAH), Ngobrol Pendidikan Agama (NGOPI), Sapa Penyuluh dan lain sebagainya,” ujarnya.

Kabid. Penyelenggaraan Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, Aden Daenuri, mengapresiasi Kemenag Bukittinggi, yang telah berhasil membuat proyek perubahan berkaitan dengan Optimalisasi Pelayanan Publik melalui SIMPUL. Tuntutan reformasi birokrasi dalam rangka meningkat pelayanan publik menjadi keharusan untuk saat ini.

“Dengan kemajuan teknologi dengan keinginan masyarakat yang tinggi untuk terlayani dengan baik, kita dituntut untuk melakukan berbagai inovasi-ivovasi, salah satunya melalui penyelenggaran Diklat PIM III dengan proyek perubahannya. Proyek perubahan yang dibuat Bapak H. Abrar Munanda sangat bagus dan bisa diterapkan secara berkesinambungan,” ujarnya.

(Ophik)

0Shares
To Top