Kaba Pemko Bukittinggi
Pos Lantas Dibongkar
Bukittinggi, KABA12.com — Dianggap mengganggu pamandangan ke Janjang 40 Bukittinggi dan dinilai tidak efektif, Selasa (02/05) pos lantas dan pos ronda di Simpang Pasar Banto Bukittinggi dibongkar.
Selanjutnya, Janjang 40 akan ditata sedemikian rupa, sehingga menjadi daya tarik bagi pengunjung.
Pantauan KABA12.com di lapangan, bangunan pos yang biasa digunakan satlantas dan dinas perhubungan sudah berdiri cukup lama di tim membongkar pos itu berjalan aman tanpa kendala.
Hanya penjual nasi di samping bangunan itu menolak untuk pindah. Tapi, setelah diberi pengertian akhirnya yang bersangkutan bersedia pindah. Alat berat dari Dinas PU Bukittinggi langsung membongkar bangungan berlantai dua tersebut.
Sebelumnya, beberapa kayu dan kaca yang ada di lantai dua dibongkar secara manual, sebab banyaknya kabel listrik berada di sekitar itu.
Kepala Dinas Satpol PP- Kepala SK4 Bukittinggi, Drs Syafnir yang ditemui disela-sela pembongkaran menjelaskan, pembongkaran itu sudah sesuai prosedur.
“Tanah ini milik negara dan merupakan fasilitas umum karena tidak efektif dan menghambat pamandangan ke Janjang 40, Pemko Bukittinggi membongkar bangunan tersebut,” terang Syafnir.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Perhubungan Elvis Syari Munir , usai dibongkar lokasi itu dibebaskan dari bangunan apapun, sehingga pemandangan ke Janjang 40 dari bawah bisa lepas.
” Janjang 40 harus ramai kembali, karena punya nilai sejarah, bangunan pos yang dibongkar akan dipasang prasasti sejarah Janjang 40 itu sendiri,” ulasnya.
Selain itu, Janjang 40 akan ditata sedemikian rupa, pembuatan taman di tengah Janjang 40 dan jalur khusus kursi roda agar penyandang cacat bisa melewati jalur itu.
“Pengunjung yang datang ke Bukittinggi dari jalan Soekarno Hatta bisa langsung melihat Janjang 40 dan Pasa Ateh dari bawah,” jelas Elvis.
(Ikhwan)