Lubukbasung, kaba12.com — Pool test swab yang digelar gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) Agam bagi kalangan ASN dan Pegawai Pemkab.Agam terus berlanjut. Selasa,(29/9) giliran seluruh personil DPUTR dan Dinsos Agam yang menjalani uji swab.
Pool swab test yang digelar, sejak Rabu,(23/9) hingga 1 Oktober 2020 itu, merupakan salah satu langkah untuk memutus rantai penyebaran covid-19, menyusul lonjakan lonjakan luar baisa kasus warga yang positif terkonfirmasi covid-19 dalam kurun waktu 1 bulan terakhir.
Sebelumnya bupati Agam Dr.Indra Catri mengintruksikan seluruh jajaran ASN dan Pegawai Pemkab.Agam untuk menjalani tes swab massal, sasarannya untuk mendeteksi dan mengilosir potensi penyebaran dalam untuk memutus rantai penyebaran virus corona itu.
Ketua harian GTP2 Covid-19 Agam M.Dt.Maruhun, instruksi pool swab test untuk seluruh ASN dan Pegawai Pemkab.Agam itu, merupakan gerakan pertama untuk mendeteksi potensi penyebaran covid-19, yang saat ini, mulai terlihat adanya peningkatan kasus.
Peningkatan kasus positif baru itu, diakuinya merupakan dampak pool swab test yang dilakukan, karena cukup banyak warga yang enggan untuk menjalani uji swab, padahal hal itu merupakan salah satu upaya memutus rantai penyebaran covid-19.
Ditegaskan, program pool swab test akan dimaksimalkan di berbagai lini, tidak hanya bagi kalangan ASN dan Pegawai Pemkab.Agam, bakan dalam waktu dekat akan dijadualkan untuk masyarakat luas.
Khusus hari ini, Selasa (29/9), pool swab test diikuti 4 OPD seperti DPUTR dengan jumlah 39 orang dan Dinas Sosial 32 orang, di RSUD Lubukbasung, Disperindagkop-UMKM 12 orang di Puskesmas Lubukbasung dan DPMPTSP-Naker 21 orang di Puskesmas Manggopoh.
Sementara menurut Khasman Zaini,juru bicara GTP2 Covid-19 Agam, antusias ASN dan pegawai di lingkungan Pemkab. Agam untuk mengikuti swab test ini cukup tinggi, hal itu dibuktikan dengan tingginya jumlah peserta pool swab test setiap jadual yang ditetapkan, karena pimpinan OPD Pemkab.Agam menjadualkan peserta tes swab bertahap, untuk mengantisipasi kekosongan pelayanan saat para ASN dan Pegawai menjalani isolasi mandiri pasca uji swab.
HARMEN