Kaba Terkini

Polisi Sebut Empat Remaja Dilaporkan Hilang di Balai Salasa Kasus Penipuan

Posted on

Lubukbasung, KABA12.com — Kepala Kepolisian Resor Agam melalui Kapolsek Lubukbasung, Iptu. Harmon, SH mengungkapkan, kasus hilangnya empat remaja di Balai Selasa Jorong Ampek Surabayo, Lubukbasung, Kabupaten Agam, yang dihebohkan khalayak ramai akibat penculikan Jumat,(26/10) malam merupakan kasus penipuan.

Pasalnya, keempat remaja yang telah duduk di bangku SMA itu, ditinggalkan begitu saja oleh pelaku di daerah Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman.

“Berdasarkan analisis kita, mereka bukan lolos dari aksi penculikan, tapi ditipu. Mereka seperti kena hipnotis, handphone mereka dibawa pelaku dan mereka ditinggalkan dalam kondisi baik-baik saja di Lubuk Alung.
Kalau ini dibilang kasus penculikan agak sulit, karena korban sudah remaja, mereka sudah siswa SMA pasti bisa melawan, tapi ini kondisinya tidak, mereka menuruti saja semua yang dikatakan pelaku,” kata Kapolsek Lubukbasung, Iptu. Harmon, SH pada KABA12.com di kantornya, Senin (29/10).

Dijelaskan, kasus tersebut berawal saat keempat remaja yang bernama Rizki Afdal (18), Haikal Akbar (14), Fadhil Maulana Akbar (19) dan Apriyandi Kurniawan (15) nongkrong disalah satu bengkel di Balai Selasa Lubukbasung, Jumat (26/10) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kemudian datang pelaku mengendarai mobil Brio warna hitam yang menghampiri tempat tongkrongan keempat remaja itu dengan modus menanyakan rumah kontrakan.

“Jadi keempat remaja itu ikut bersama pelaku pergi mengarahkan kontrakan yang ditanyakan di kawasan Balai Selasa.

Setelah itu anak-anak tersebut diajak ke Pariaman oleh si pelaku dengan alasan ditawari pekerjaan sebagai sales, kemudian diatas mobil pelaku juga mengaku kalau managernya masuk rumah sakit dan sampai di rumah makan one Lubuk Alung, tiga anak diturunkan, Fadhil, Akbar dan Rizki.

Sementara satunya lagi Apriyandi Kurniawan diturunkan didepan tranex Lubuk Alung. Sebelum mereka diturunkan dari mobil, handphone milik korban telah diamankan oleh pelaku,” jelasnya.

Kemudian, salah seorang pemilik rumah makan one di Lubuk Alung, yang sempat menanyai asal ketiga orang remaja tersebut, mereka hanya menyebutkan berasal dari Agam tanpa tau daerah tepatnya.

Pemilik rumah makan yang mulai curiga, melaporkan hal tersebut kepada Polsek setempat, “lalu polisi disana menghubungi polisi di Agam dan kebetulan ada laporan tentang anak hilang di Balasi Selasa, jadi pada Jumat malam itu anggota Polsek Lubukbasung bersama para orangtua mendatangi langsung Polsek Lubuk Alung,” sebut Iptu. Harmon.

Lebih lanjut Kapolsek Lubukbasung menjelaskan, dari kasus tersebut pihak kepolisian Agam bersama pihak kepolisian di Lubuk Alung, Padang Pariaman melakukan pengembangan. Hingga didapati laporan ada mobil yang mencurigakan di kawasan sekitar Padangsarai.

“Lalu kita tuju lokasi sambil membawa para remaja itu, namun sayang mobil tersebut bukan milik si pelaku yang telah menipu anak-anak itu,” ujarnya.

Iptu. Harmon menyebutkan, dari keterangan para korban, pelaku merupakan seorang pria yang berusia sekitar 40 tahunan, beraksi sendiri mengendarai mobil, berpenampilan rapi, dan tidak seperti orang jahat.

Saat ini, keempat remaja tersebut telah bersama orangtua di kediaman masing-masing di Lubukbasung.

Sementara, para pelaku masih dalam pencarian petugas bekerjasama dengan kepolisian didaerah lain.

(Jaswit)

Populer

Exit mobile version