Bukittinggi, KABA12.com — Kasus pengeroyokan anggota TNI 0304 Agam yang dilakukan oleh oknum anggota club moge di kawasan Tarok Bukittinggi beberapa waktu lalu menjadi isu yang hangat diperbincangkan. Bahkan kejadian itu juga menjadi sorotan bagi pemerintah kota Bukittinggi.
Pjs Walikota Bukittinggi, Zaenuddin, mengatakan, kejadian itu diharapkan menjadi kejadian yang pertama dan terakhir di Bukittinggi. Karena Bukittinggi dikenal di Indonesia dengan pariwisatanya, bukan dengan tindak kekerasan yang menciptakan ketidaknyamanan.
“Peristiwa itu sudah menjadi sorotan se-Indonesia. Kita berharap ini yang terakhir dan tidak ada lagi peristiwa seperti itu,” tegasnya.
Ia menyebutkan saat ini ekonomi di Bukittinggi baru mengeliat, apalagi di masa pandemi ini. Jangan sampai dengan adanya peristiwa itu membawa efek buruk bagi perekonomian Bukittinggi.
Zaenuddin menambahkan seluruh proses hukum sudah ditangani pihak kepolisian. Bagi yang bersalah, tentu akan menghadapi resiko akibat perbuatannya.
“Kita berharap proses hukum kasus ini bisa berjalan secara kondusif,” ucapnya.
(Ophik)