Kaba Terkini

Pilkada Badunsanak, Nasrul Abit Ajak Semua Kandidat Ciptakan ” Kesejukan”

Padang, kaba12.com — Wakil Gubernur Sumatra Barat, mengajak semua kandidat, partai pendukung dan pengusung serta seluruh kader dan simpatisan, untuk menciptakan kondisi Pilkada serentak, 9 Desember mendatang aman dan sejuk.

Tagline “Pilkada Badunsanak” yang digaungkan jauh hari sebelum Pelaksanaan Pilkada Serentak Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota di wilayah Provinsi Sumatra Barat, sudah bergema dimana-mana.

Nasrul Abit berharap kepada seluruh elemen yang terlibat langsung dalam pilkada ini, jangan jadikan kalimat “Pilkada Badunsanak” itu, hanya sebatas rangkaian kata semata. Namun harus bisa bersama-sama mengaplikasikan itu.

“Mari kita ciptakan pilkada tahun ini, aman dan sejuk. Jangan sampai antar paslon, antar pendukung bentrok. Kalau kita sudah ucapkan Pilkada Badunsanak, maka harus kita wujudkan. Pesta demokrasi, Pilkada adalah ajang pertarungan ide dan gagasan. Meski berseberangan secara politik, namun kita tetaplah badunsanak,”kata Nasrul Abit, Rabu,(2/9).

Nasrul Abit menjelaskan, khusus di Sumatra Barat, tahun ini selain digelar pemilihan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur juga digelar dua pemilihan Walikota dan Wakil Walikota serta 11 untuk Bupati- Wakil Bupati.

Disisi lain, Nasrul Abit berpesan pada masyarakat Sumatera Barat, pilih kandidat yang punya rekam jejak baik. Baik secara politik, pergaulan dengan masyarakat, keluarga bahkan sudah teruji di pemerintahan.

“Sekarang zaman sudah canggih, modern. Akses internet memudahkan kita mencari referensi. Masyarakat kita juga sudah sangat cerdas. Cari profile nya, biografinya. Baca dan pahami rekam jejak perjalanan kandidat itu di dunia politik dan pemerintahan. Jangan salah pilih. Jika salah, tentu akan berdampak lima tahun berikutnya,”ujar Nasrul Abit.

Selain itu, ulas Nasrul Abit, mengingat penyelenggaraan Pilkada serentak tahun ini digelar dibawah ancaman pandemi COVID-19, diimbau kepada seluruh komponen untuk tetap bahkan harus meningkatkan kedisplinan penerapan protokol kesehatan.

Meski otoritas terkait seperti KPU, Bawaslu, bidang kesehatan sudah mengimbau dengan tegas, namun soal protokol kesehatan ini harus terus disampaikan. COVID-19, tidak bisa dianggap remeh karena penularannya sangat cepat.

“Protokol kesehatan ini harus benar-benar dijalankan. Sekarang pilkada kita bersamaan dengan adanya pandemi COVID-19 ini. Tentu ini tidak bisa dianggap abai. Aturan KPU sudah ada, pada saat mendaftar nanti, jumlah orang dibatasi. Ini yang harus diperhatikan. Kalau paslon, saat mendaftar wajib melampirkan surat keterangan bebas COVID-19, harus diswab tes terlebih dahulu. Nah yang lain bagaimana, itu yang harus benar-benar kita perhatikan,” tegasnya.

Sampai saat ini kata Nasrul Abit, Pemprov.Sumbar terus berupaya keras untuk memutuskan rantai penyebaran COVID-19.

“Tetaplah disiplin mentaati protokol kesehatan. Cuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan mandi dengan air hangat. Jika kita terapkan ini dengan benar, Insya Allah rantai penyebaran dapat segera kita putus bersama, ” harap Nasrul Abit.

HARMEN

0Shares
To Top