Pariwara Pemkab Agam
Piala Adipura Perdana Untuk Kota Lubukbasung “ Buah Manis Perjuangan Bersama “
Impian memposisikan Kota Lubukbasung, Ibukota Kabupaten Agam bisa sebanding dengan kota-kota lain yang lebih dulu maju dan berkembang di Sumatera Barat akhirnya terjawab tuntas.
Selasa, (28/2) Bupati Agam Dr.Andri Warman tersenyum bangga saat menerima anugerah Piala Adipura 2022 dari Menteri Lingkungan Hidup –Kehutanan RI, Dr.Ir.Siti Nurbaya di gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta Pusat, yang merupakan wujud perhatian khusus pemerintah pusat terhadap kota bersih dengan lingkungan yang terjaga apik.
Piala Adipura bagi Kota Lubukbasung begitu special dan luar biasa,karena selain merupakan anugerah pertama yang sukses diraih “pasukan orange” Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Agam ditengah beragam tantangan dan keterbatasan yang dimiliki daerah ini, untuk menjawab beragam hal yang mengapung ke permukaan, khususnya dalam pengelolaan kebersihan dan sampah.
Apalagi, dalam sejarahnya, Kota Lubukbasung yang masuk dalam kategori kota kecil secara nasional, khususnya memposisikan diri, sebagai salah satu kota terbaik nasional, bersama beberapa kota kecil lain di Indonesia. Dibuktikan dengan pengakuan khusus dari Kementrian LHK dengan Piala Adipura.
Hal ini, menjadi catatan penting yang disampaikan Bupati Agam Dr.Andri Warman yang mengaku bangga dan menaruh impian yang besar bagi sosok Kota Lubukbasung, ibukota kabupaten Agam untuk melanjut lebih jauh.
Bahkan, Andri Warman berharap Piala Adipura perdana yang diraih Kota Lubukbasung itu, menjadi pondasi penting untuk terus bertahan dan mempertahankan prestasi yang diraih, “dari sisi pretasi, kita harus targetkan Piala Adipura Kencana, tidak ada yang tidak bisa, tidak ada yang tidak mungkin sekali kita mau dan berusaha, “ tegasnya dengan mimik serius.
Bupati Agam itu menyebutkan,Piala Adipura bagi Kota Lubukbasung itu, merupakan buah kerja keras bersama, tidak hanya dilakukan oleh kalangan pemerintah, oleh “pasukan orange” tapi wujud sukses kolaborasi seluruh OPD Pemkab.Agam yang selama ini menjadi kekuatan penting.
Andri Warman juga menyebutkan, Piala Adipura yang diraih Kota Lubukbasung saat ini, merupakan wujud kepedulian bersama seluruh elemen masyarakat kabupaten Agam, khususnya Lubukbasung dalam ikut membangun peduli pada lingkungan bersih dan sehat, “ hal ini harus terus kita pertahankan, “ sebutnya.
Bupati Andri Warman secara khusus memberi apresiasi dan berterimakasih pada para pendahulu dalam memimpin pemerintahan di kabupaten Agam, yang sudah meletakkan pondasi penting baik dalam bidang penataan kota, mendorong eksistensi unsur terkait dalam menjadikan Kota Lubukbasung bersih dan rapi, serta mengapresiasi warga Lubukbasung yang selalu peduli akan masalah kebersihan, “ potensi ini akan terus kita dorong, sehingga semakin menjadi kekuatan bagi Kabupaten Agam untuk lebih baik dan maju kedepan, “ tegasnya serius. HARMEN
Anugerah Piala Adipura Perdana, Kolaborasi Menjadi Prestasi
Kota Lubukbasung sukses meraih Piala Adipura tahun 2022. Dijadualkan, Bupati Agam Dr.Andri Warman didampingi Asisten II Sekab.Agam Ir.H.Jetson, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agam Ir.Arief Restu,Kadinas Kominfo Agam Rahmat Lasmono dan Kabag.Pro-KP Sekab. Agam Kasman Zaini, menerima penghargaan bergengsi bidang kebersihan lingkungan dan tata kelola sampah perkotaan itu dari Menteri Lingkungan Hidup-Kehutanan RI di Jakarta Selasa, (28/2).
Bupati Agam Dr.Andri Warman menerima langsung Piala Adipura kategori Kota Kecil untuk Kota Lubukbasung dari Menteri LHK RI, Dr.Ir.Siti Nurbaya,Msi di Gedung Manggala Wanabhakti Jakarta Pusat, yang merupakan “prestasi khusus” yang dipersembahkan para pasukan orange, sebagai garda terdepan pengelolaan sampah dan kebersihan di kabupaten Agam.
Bagi Kabupaten Agam, anugerah Piala Adipura merupakan yang pertama sejak pemerintahan kabupaten Agam berpusat di Kota Lubukbasung, tahun 1993 lalu, setelah sebelumnya, hampir setiap tahun, kabupaten Agam mendapat sertifikat adipura termasuk plakat di level kedua penilaian adipura tersebut.
Bahkan, proyeksi meraih Piala Adipura tersebut, sudah diprogramkan sejak lama, dibuktikan dengan kerangka penataan Kota Lubukbasung yang secara gigih dilakukan H.Indra Catri, mantan Bupati Agam dua periode (2010-2020) yang sukses membangun pondasi kemajuan Lubukbasung yang saat ini dilanjutkan dengan apik oleh H.Andri Warman yang sukses mengelola kebersihan lingkungan.
Menurut Arief Restu, Kepala DLH Agam, Piala Adipura pertama yang diraih Kota Lubukbasung menjadi buah manis, kerja maksimal seluruh lini terkait di kabupaten Agam, dengan “pasukan orange” di garda depan.
Pasalnya, dalam merealisasikan Kota Lubukbasung yang bersih, nyaman dengan penataan taman yang asri, yang dikawal bersama berbagai OPD Pemkab.Agam terkait dengan program “ Agam Bersih “ melibatkan jajaran DLH, BPBD, Dishub, Satpol.PP-Damkar, RSUD Lubukbasung, jajaran pendidikan dan berbagai unsur lain.
“ Alhamdulillah, dukungan bersama memberi hasil maksimal yang mengharumkan nama daerah. Piala Adipura yang pertama diraih, justru menjadi awal tantangan yang lebih berat, karena untuk mempertahankannya, apalagi harapan Bupati Agam, Kota Lubukbasung mesti meriah Piala Adipura Kencana. Kami optimis hal itu bisa terwujud, dengan dukungan semua pihak. Kami berterimakasih akan hal itu,” ungkap Arief Restu.- HARMEN.-
Wujud Apresiasi Untuk Pasukan Orange, Pemkab.Agam Siapkan “ Alek Khusus “
Wujud apresiasi Pemkab.Agam untuk “pasukan orange” yang berada di garda depan dalam pengelolaan sampah, penataan taman kota dan pengelolaan lingkungan bersama tim “ Agam Bersih “, dijadualkan Rabu, (1/3) akan digelar “ alek khusus “ di Lubukbasung.
Pemkab.Agam akan menggelar proses penyambutan Piala Adipura di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman oleh “pasukan orange” dan para pejabat daerah, dilanjutkan dengan arak-arakan dari BIM ke Lubukbasung, yang disambut dengan rangkaian berbagai komunitas motor di batas daerah Padang Pariaman-Agam, di Tiku.
Prosesi penyambutan pertama digelar di Simpang Gudang, Manggopoh, dimana rombongan Bupati Agam Dr.Andri Warman dan Kadinas DLH Agam bersama “pasukan orange” yang bergabung bersama rombongan dari BIM dengan tambua-tansa dan tari galombang, kemudian dilepas ke pusat kota Lubukbasung.
Direncanakan, Bupati Agam dan Kepala DLH Agam akan “dicegat” di depan kantor walinagari Kampuang Tangah, dengan proses pengalungan bunga oleh walinagari dan bundo kanduang, kemudian rombongan melanjutkan perjalanan menuju kantor bupati Agam di Padang Baru, “ di sepanjang jalan, seluruh siswa dari berbagai sekolah di tepi jalan akan menyambut iring-iringan Piala Adipura, “ ungkap Rahman, Asisten I Sekab.Agam.
Kemudian, rombongan Bupati-Kepala DLH dan “ pasukan orange” akan disambut Sekab.Agam H.Edi Busti di kantor bupati Agam dengan prosesi khusus, bersama unsur Forkopimda, ninik mamak, bundo kanduang dan tokoh masyarakat, dan kemudian beralih ke balairung kediaman resmi Bupati Agam untuk makan siang bersama.
Asisten I Sekab.Agam itu berharap, moment bersejarah bagi kabupaten Agam tersebut, menjadi special, mengingat perjuangan merebut Piala Adipura butuh waktu bertahun-tahun, tidak hanya dalam menata pembangunan kota, tapi juga dorongan alokasi anggaran yang secara khusus disiapkan oleh pimpinan daerah sebelumnya, hingga saat ini.
Ditegaskan, Piala Adipura pertama yang diraih Kota Lubukbasung itu, diharapkan menjadi moment special sebagai wujud penghargaan bagi para petugas kebersihan yang berjuang dengan ragam resiko yang ada, agar ibukota Kabupaten Agam tetap bersih, nyaman dan indah.
Rahman menambahkan, jika pimpinan daerah menyetujui, pihaknya bersama panitia kecil yang sudah menggelar serangkain rapat persiapan, akan ada “surprise” yang dihadirkan sebagai wujud sukacita dan bangga akan anugera Piala Adipura yang pertama diraih itu.-HARMEN.-
Bupati Agam Terima Piala Adipura, Arief Restu : Prosesi Sakral, Buat Kita Haru
Bupati Agam Dr.Andri Warman didampingi Asisten II Sekab.Agam Ir.H.Jetson, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agam Arief Restu, Kabag.Pro-KP Sekab.Agam Khasman Zaini dan Kadis.Kominfo Agam Rahmat Lasmono, hadiri prosesi penyerahan Piala Adipura, anugerah terbaik bidang pengelolaan kebersihan lingkungan dari Kementrian Lingkungan Hidup-Kehutanan RI di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Selasa, (28/2).
Bupati Agam yang hadir bersama para kepala daerah se Indonesia lainnya, menggunakan setelan batik warna merah khas rang Agam itu, tampil mengesankan saat mendatangi lokasi acara yang disambut khusus para pejabat kementrian LHK RI tersebut.
Bahkan, menurut Arief Restu, Kepala DLH Agam, penyerahan Piala Adipura yang baru pertama diterima Kota Lubukbasung, kabupaten Agam itu, menjadi prosesi sakral yang mengharukan, karena anugerah yang diterima kabupaten Agam itu, merupakan buah perjuangan bertahun-tahun oleh pihaknya bersama jajaran “pasukan orange” sebagai garda terdepan pengelola kebersihan lingkungan di kabupaten Agam yang didukung berbagai OPD Pemkab.Agam.
“ Ini buah perjuangan bersama, sehingga Kota Lubukbasung sukses memberi warna ditingkat nasional, mengharumkan nama kabupaten Agam, “ ungkap Arief Restu.
Disebutkan, anugerah Piala Adipura pertama bagi Kota Lubukbasung itu, merupakan sukses bersama, setelah sejak lama ditapak oleh para pemimpin Pemkab.Agam sebelumnya, baik di jajaran DLH Agam maupun unsur pimpinan daerah, yang diteruskan saat ini oleh pihaknya bersama unsur lain.
“ Kita berharap perjuangan bersama ini, menjadi awal untuk terus membangun kebersamaan, karena mempertahankan prestasi Piala Adipura, butuh kerja keras dan dukungan maksimal dari seluruh pihak. Kami sangat berterimakasih atas dukungannya,”ungkap Arief Restu.-HARMEN.-
Anugerah Luar Biasa Untuk Kota Lubukbasung, Piala Adipura Diarak Keliling Kota
Piala Adipura yang merupakan anugerah luar biasa bagi Kota Lubukbasung karena baru pertama berhasil diraih daerah ini, menjadi perbincangan hangat banyak kalangan. Bahkan dalam sepekan terakhir, media massa dan media sosial santer memberitakan keberhasilan yang dirilis Pemkab. Agam tersebut.
Bahkan, anugerah Piala Adipura tahun 2022 yang diraih Kota Lubukbasung dalam kategori kota kecil itu, yang diterima Bupati Agam Dr.Andri Warman dari Menteri LHK Dr.Ir.Siti Nurbaya,Msc di Jakarta, Selasa, (28/2) dijadualkan akan diarak keliling Kota Lubukbasung, Rabu, (1/3) setelah dibawa “pulang” oleh rombongan Bupati Agam.
Sesuai rute tempuh arak-arakan Piala Adipura Kota Lubukbasung itu, dijadualkan Rabu pagi, rombongan Bupati Agam sekitar pukul 09.00 WIB mendarat di BIM Padang Pariaman, yang disambut khusus oleh tim pasukan orange dengan pengalungan bunga pada Bupati Andri Warman dan Kadinas LH Agam Arief Restu.
Rombongan disambut khusus di Simpang Gudang Manggopoh, dengan prosesi seni tradisi penyambutan yang berlanjut dengan arak-arak sampai ke wilayah Lubukbasung, mengitari Simpang Tigo-Pasa Lamo-Simpang BK-Simpang IV Tangah-menuju kantor bupati Agam, yang menjadi titik kumpul pelaksanaan upacara penyambutan.
Di kantor bupati Agam akan digelar prosesi resmi menghadirkan para unsur Forkompinda, tokoh ninik mamak, bundo kanduang, para unsur pemuda dan unsur lain, yang selanjutnya akan digelar proses penyambutan khusus 110 pasukan orange yang dijamu khusus oleh Bupati Agam bersama kalangan ninik mamak yang diundang khusus.
Untuk pemberangkatan tim pasukan orange sendiri, menurut Armen, A- Kabid.Kebersihan DLH Agam, diyakinkan personil bersama armada pendukung sudah siap, “ Alhamdulillah, seluruh perangkat pendukung sudah kita siapkan, mudah-mudahan, prosesi besok seluruhnya bisa berjalan lancar, “ sebutnya.
HARMEN