Kaba Pemko Bukittinggi

Permudah Layanan,  SIPADEK Dicanangkan

Bukittinggi, KABA12.com — Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bukittinggi canangkan pelayanan dokumen kependudukan dengan sistem online, Sistem Informasi Pelayanan Dokumentasi Kependudukan ( SIPADEK) , di hotel Dymens Bukittinggi, Rabu (10/05).

Kepala Dinas Dukcapil Kota Bukittinggi Ridwan Efendi mengatakan, “SIPADEK” merupakan hasil korelasi Disdukcapil dengan Dinas Kominfo dan tim BSC (Bukittinggi Smart Creative) untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

“Ini bentuk komitmen kita dalam segi pelayanan, cukup lewat smart phone masing-masing, masyarakat bisa memilih layanan yang ingin dilakukan dengan Disdukcapil,” ujarnya.

Ridwan menjelaskan, aplikasi “SIPADEK” dapat memberikan kemudahan 14 jenis pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bukittinggi, “aplikasinya didownload lewat playstore akan muncul langkah-langkahnya,” sebut Ridwan pada KABA12.com.

Diluncurkannya aplikasi “SIPADEK” ini mendapat apresiasi dari Kasubdik Identitas Ditjen Dukcapil Kemendagri Drs. Tri Yatmanta, “kita apresiasi terobosan kreatif disdukcapil yang sudah menginovasi pelayanan kependudukan di Bukittinggi,” ungkapnya.

Menurut Tri Yatmanta, kehadiran “SIPADEK” merupakan implementasi dari UU No. 24 tahun 2013 tentang pemanfaatan data kependudukan.

 Namun diingatkannya perlu menjadi perhatian rambu-rambu penyusunan aplikasi ini tidak terlepas dari UU tersebut, “karena pelaksanaannya rawan pidana,” ingatnya.

Hal senada disampaikan Sekdako Bukittinggi Yuen Karnova yang mencanangkan penggunaan aplikasi pelayanan dokumen kependudukan dengan sistem online “SIPADEK” itu.

“Data kependudukan bukan sesuatu yang boleh diketahui, sifatnya rahasia, kalau tidak kenapa dibuat keamanan berlapis terhadap e-KTP,  ini perlu diperhatikan,” tegas Yuen Karnova.

Menurutnya, data kependudukan Disdukcapil akan jadi data tunggal dan  berkaitan dengan ketahanan bangsa, “kalau itu jebol kita harus bertanggungjawab. Ingat, yang boleh kita online-kan itu adalah sistem pelayanannya bukan datanya,” tegasnya lagi.

(Jaswit)

To Top