Kaba Edukasi
Permainan Anak Yang Mendidik
Ilustrasi
Permainan edukasi anak bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun. Apa saja permainan anak yang pas untuk si kecil:
1. Boneka
Tak banyak yang sadar boneka sebenarnya juga termasuk mainan yang dapat mengedukasi anak. Bentuk boneka yang seperti manusia bisa menjadi alat pembelajaran sempurna untuk mengenalkan bagian-bagian tubuh. Boneka umumnya dimainkan anak perempuan.
Sejak usia dini, mereka belajar menumbuhkan naluri keibuan dengan berpura-pura menjadi seorang ibu yang merawat anaknya—si boneka. Mereka juga membawa si boneka ke mana-mana, belajar memberikan perlindungan. Perkembangan teknologi belakangan ini memungkinkan boneka punya variasi yang tak terbatas, sehingga makin asyik dan bermanfaat untuk belajar berbagai skill kehidupan.
2. Puzzle
Puzzle sudah sejak lama membantu anak mengasah otak dan ingatan sembari bermain. Tantangan yang dihadirkan sebuah puzzle membuat anak belajar bekerja keras demi mendapatkan hasil yang diinginkannya. Kesabaran dan ketelitian juga menjadi kunci menyelesaikan puzzle dan melihat hasil akhirnya.
Tingkat kesulitan puzzle biasanya ditentukan dari banyak dan besarnya ukuran potongan puzzle. Semakin banyak dan semakin kecil ukuran puzzle, tingkat kesulitannya semakin tinggi. Karena itu, pastikan Anda memilih tingkat kesulitan sesuai usia si kecil. Pastikan juga memilih gambar puzzle sesuai minat atau kegemaran anak untuk membuatnya lebih bersemangat menyelesaikannya.
3. Balok
Balok adalah permainan edukasi yang masuk dalam kategori building blocks atau membangun bangunan. Lewat permainan edukasi anak ini, si kecil belajar mengembangkan kreativitas dan sensor motorik halusnya. Ia juga akan belajar mengenai bentuk, warna, bahkan fungsi bangunan atau benda yang dibuatnya.
Mainan berkategori building blocks ada banyak macamnya sesuai dengan usianya. Ada yang bentuknya sederhana, besar, dan terbuat dari kayu dengan cat yang aman untuk bayi; hingga yang terbuat dari plastik dan rumit dengan beragam ukuran. Lewat permainan ini, anak akan belajar menghargai apa yang telah ia buat.
4. Cat air
Mewarnai dengan cat air menyenangkan buat anak. Sayangnya, orang tua jarang memperbolehkan anak bermain-main dengan cat air karena alasan kebersihan dan noda yang sulit dihilangkan. Padahal, mewarnai bisa membantu anak mengembangkan kemampuan motorik halus sekaligus merangsang kreativitas, kemampuan berpikir, dan bakatnya.
5. Memory games
Lewat gambar-gambar maupun bentuk-bentuk yang bisa dikenali secara visual, anak akan belajar mengasah otak dan ingatannya. Meningkatkan kemampuan mengingat sejak dini akan berdampak positif saat anak sudah dewasa.
Lewat memory games, si kecil juga bisa belajar tentang budaya, warna, benda-benda di alam, huruf, dan angka.
(sumber: rinso.com)