Hukum dan Kriminal

Penipuan Gaya Lama, PNS Kehilangan Puluhan Juta

Bukittinggi, KABA12.com — Penipuan dengan hipnotis kembali terjadi. Kali ini dialami Nuraini (49) warga Jorong Pasar Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (08/08) sekitar pukul 09.00 WIB, di Jalan Sudirman Bukittinggi.

Informasi yang  dirangkum KABA12.com di Polres Bukittinggi dari keterangan korban pada polisi,dia ditipu tiga laki-laki tak dikenal yang datang menemuinya. Dengan korban, para pelaku terjalina percakapan yang cukup akrab sampai pelaku kabur dan korban baru sadar.

Diceritakan korban, ketika dia keluar dari Rumah Sakit Yarsi Ibnu Sina Bukittinggi bertemu dengan seseorang yang mengaku dari Singapura yang meminta bantuan korban untuk menukar uang Dolar nya dengan uang Rupiah.

Ketika terjadi percakapan tersebut datang seorang yang mengaku Bapak Haji meyakinkan korban untuk membantu laki-laki dari Singapura tersebut.

Setelah korban  berbincang dengan Pak Haji dan laki-laki pertama, datang seseorang menggunakan pakaian petugas Bank BNI dan langsung mengajak korban ke dalam mobilnya pergi ke Bank Nagari untuk melakukan penarikan uang untuk ditukar dengan Dolar.

Tanpa pikir panjang, korban menarik uang sesuai yang diminta di Bank Nagari dan  diserahkan seluruhnya kepada laki-laki dari Singapura tersebut yang selanjutnya menyerahkan uang tersebut kepada petugas yang mengaku dari Bank BNI untuk melaksanakan transaksi dan mengganti uang korban di Bank BNI di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Sebelum sampai di Bank BNI pelaku meminta bantuan untuk membeli makanan di Niagara Swalayan Jalan Perintis Kemerdekaan dan semua itu juga dituruti oleh koban.

Ketika korban Nuraini sedang memilih makanan untuk pelaku, ternyata pelaku yang mengaku dari Singapura, Pak Haji dan petugas yang mengaku dari Bank BNI pergi meninggalkan korban di Niagara Swalayan tersebut.

Nuraini hanya terpana melihat mobil pelaku langsung tancap gas dan dia baru sadar kalau sudah ditipu sebesar Rp 60 juta, korban langsung melapor ke Polres Bukittinggi.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana SIk MH melalui Kasat Reskrim, AKP Suyatno S SIK menjelaskan, setelah menerima laporan dari korban, pihaknya langsung menyelidiki kasus tersebut dengan meminta keterangan dari korban serta beberapa saksi tentang ciri-ciri pelaku.

“Kita masih dalami kasus ini. Namun untuk kedepan kami himbau warga untuk  waspada dengan seluruh bentuk tindak kriminalitas,” ungkapnya.

(Ikhwan)

To Top