Kaba Terkini

Pengurus LKAAM Tanjung Raya Dikukuhkan

Maninjau, KABA12.com — Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kecamatan Tanjung Raya masa bakti 2022-2027 resmi dikukuhkan, Sabtu (17/12).

Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Ketua LKAAM Kabupaten Agam Junaidi Dt Gampo Alam Nan Hitam di aula kantor Camat Tanjung Raya yang disaksikan langsung oleh Camat Roza Syafdefianti, Wakapolres Agam Kompol Andrizal Guci, forkopimca, walinagari, tokoh masyarakat, Niniak mamak, dan bundo kanduang.

LKAAM Kecamatan Tanjung Raya periode 2022-2027 saat ini diketuai oleh Angku E Dt Kayo.

Ketua LKAAM Kabupaten Agam, Junaidi Dt Gampo Alam Nan Hitam mengucapkan selamat kepada pengurus LKAAM Kecamatan Tanjung Raya yang baru saja dikukuhkan. Menurutnya, pengukuhan ini merupakan suatu kebanggaan bagi pihaknya karena bisa menambah mitra bersama LKAAM Agam.

“Selamat atas pelantikan dan pengukuhan pengurus LKAAM Tanjung Raya untuk 5 tahun kedepan. Tentunya kami juga mendorong pengurus LKAAM lain yang telah habis masa jabatannya untuk menyusun agenda musyawarah dan pemilihan pengurus yang baru hingga jadwal pelantikannya,” kata Junaidi.

Selain itu, ia meminta pengurus LKAAM yang baru dilantik untuk meninjau lembaga adat yang ada di setiap nagari untuk menghimpun aspirasi.

“Lembaga adat yang ada di nagari merupakan tempat berhimpunnya para niniak mamak. Untuk itu kami meminta pengurus yang baru bisa turun ke seluruh lembaga adat nagari yang ada di Kecamatan Tanjung Raya,” ujarnya.

Lebih lanjut disebutkan, LKAAM saat ini sudah diakui negara karena SK-nya sudah disahkan oleh Kemenkumham RI. Kendati begitu, LKAAM diharapkan bisa lebih eksis lagi dan mengembangkan diri kedepannya.

“Adanya SK yang sah dari Kemenkumham maka para pengurus LKAAM tidak ragu lagi dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai lembaga adat di Minangkabau,” ungkapnya.

Camat Tanjung Raya, Roza Syafdefianti menambahkan, pihaknya mengucapkan selamat atas terbentuknya kepengurusan LKAAM Tanjung Raya yang baru. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada pengurus lama yang telah mengabdi pada periode sebelumnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi LKAAM.

“Tentunya masyarakat Tanjung Raya menaruh harapan besar kepada LKAAM dan pemerintah kecamatan untuk bisa bergandeng tangan dalam bidang adat dan agama,” katanya.

Ia mengakui, saat ini banyak tugas yang perlu diselesaikan oleh lembaga adat bersama pemerintah. Diantaranya memberantas LGBT, narkoba, hingga membimbing generasi muda untuk lebih mengenal adat istiadat.

“Untuk itu mari kita bergandeng tangan untuk menyelamatkan generasi muda sebagai masa depan bangsa dari hal-hal negatif, dan memberikan pembinaan kepada generasi muda untuk mengenal adat Minangkabau,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua LKAAM Kecamatan Tanjung Raya, Angku E Dt Kayo berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai adat Minangkabau dan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK).

Pihaknya yang memiliki visi “Basamo mangko manjadi” itu dalam waktu dekat akan turun ke nagari untuk menghimpun aspirasi masyarakat dan anak kemenakan.

“Dengan semangat yang menggelora, kita akan turun ke nagari yang ada di Salingka Danau Maninjau dalam rangka menghimpun aspirasi anak kemenakan sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat sekitar,” katanya.

(Bryan)

To Top