Kaba Terkini

Pencarian Rio Dihentikan, Keluarga Pasrah

Tiku, kaba12.com — Setelah 7 hari masa pencarian, akhirnya tim SAR Gabungan bersama unsur pemerintah kecamatan Tanjung Mutiara dan nagari Tiku Selatan yang disetujui pihak keluarga, akhirnya pencarian Rio,(38), Senin,(3/8) resmi dihentikan.

Bahkan, upaya pencarian Rio sempat berlangsung dramatis, karena sebelumnya, kapal nelayan yang digunakan tim HNSI (himpunan nelayan seluruh Indonesia) sempat mendeteksi bahkan melihat langsung keberadaan Rio yang sudah jadi mayat terapung sekitar 30 mil dari tepi pantai, namun karena keterbatasan perangkat dan tidak adanya sinyal selular, membuat posisi penampakan mayat Rio kembali hilang.

Bahkan, dari pihak keluarga, Rio yang hilang sejak Senin,(28/7) lalu, saat memancing menggunakan kapal bagan, hilang di laut kawasan Labuhan, Nagari Tiku V Jorong itu, sudah pasrah dan ikhlas dengan musibah yang menimpa keluarga mereka.

Penghentian pencarian Rio tersebut, dibenarkan Weri Ikhwan, pj.walinagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara.

Disebutkan Weri Ikhwan, upaya pencarian Rio sudah sangat maksimal dilakukan berbagai elemen terkait bahkan kalangan nelayan dibawah bendera HNSI Agam turun tangan sampai ke tengah laut melakuka pencarian.

” Mewakili pemerintah nagari dan masyarakat serta keluarga Rio, kami mengucapkan terimakasih,” sebut Weri Ikhwan.

Ditambahkan Weri Ikhwan, walau wujud pisik Rio tidak berhasil dibawa pulang ke pangkuan keluarganya, namun upaya yang ikhlas dilakukan berbagai pihak, didoakan Weri Ikhwan, menjadi ladang amal bagi semua anggota tim yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.

Secara khusus Weri Ikhwan mengungkap terimakasih kepada Tim Basarnas Pasaman dan Padang, Pol Air Polres Agam, Pol PP Damkar Agam, BPBD Pariaman, Polsek Tanjung Mutiara, Koramil Tanjung Mutiara, para wartawan berbagai media yang menginformasikan perkembangan proses pencarian, termasuk kaba12.com, Ketua HNSI Agam, para nelayan yang telah berperan dalam pencarian Rio, ” mudah – mudahan semua yang dilakukan menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” ulas Weri Ikhwan.

Menjawab kaba12.com, Weri Ikhwan menyebutkan, pihak keluarga bersama masyarakat nelayan di Nagari Tiku Selatan, sudah menyatakan keikhlasan atas musibah yang menimpa Rio dan sepakat proses pencarian terhadap Rio dihentikan.

” Secara personol dan berkelompok, para nelayan akan terus memantau di lapangan,” ungkap Weri Ikhwan.

Rio, nelayan Tiku yang hilang saat memancing di laut lepas Tanjung Mutiara adalah warga Pasie Paneh, Nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara.

HARMEN

0Shares
To Top