Kaba Terkini

Pencairan ADN Tertunda Lantaran Realisasi Serapan Rendah

Lubukbasung, KABA12.com — Pencairan Alokasi Dana Nagari (ADN) tahap dua bagi 82 nagari di kabupaten Agam  ditunda. Hal itu karena rendahnya realisasi penyerapan ADN pada tahap pertama.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Agam, Rahmad Lasmono mengatakan realisasi output alokasi dana desa tahap satu  baru sekitar 19 persen, sementara syarat untuk pencairan tahap dua, realisasi tahap pertama harus mencapai 75 persen.

“Sesuai jadual, pencairan ADN tahap dua bulan Agustus, namun dengan persentase realisasi penyerapan rata-rata baru 19 persen, sementara syarat dalam pencairan tahap dua kita harus mencapai 75 persen.Kita belum memenuhi kriteria untuk pencairan tahap ke dua,” ujarnya kepada KABA12.com, Selasa (08/08).

Ia menjelaskan, alokasi dana nagari tahun 2017 untuk 82 nagari di kabupaten Agam, yang telah disalurkan sebanyak 79 nagari. Masih ada tiga nagari yang belum disalurkan pada tahap pertama seperti nagari Ampek Koto Palembayan, nagari Malalak Barat dan dan nagari Malalak Utara.

Tak hanya itu, hal serupa juga terjadi pada realisasi dana desa, dari 82 nagari, yang sudah disalurkan baru 80 nagari. Masih ada dua nagari yang belum bisa mencairkan dana desa tahap pertama, yakni nagari Bawan dan Malalak Barat.

Hal itu disebabkan, keterlambatan penyusunan APB nagari dan adanya silpa yang terlalu besar pada dana desa 2016 lalu.

“Ini kita evaluasi terkait dengan pencairan, karena ini akan menyangkut anggran 2018. Kita sudah berikan punishman bagi nagari yang terlambat dalam penyusunan APB nagarinya. Karena hal ini akan mengakibatkan silpa dan merugikan masyarakat, karena akan ada pembangunan yang tidak bisa berjalan,” jelas Rahmad Lasmono.

Agar ADN tahap dua dapat terealisasi, pihaknya meminta perangkat nagari untuk melakukan percepatan pembangunan sehingga persentase serapan dana nagari mencapai 75 persen, “jika hal ini cepat dilaksanakan, diperkirakan bulan September dana nagari tahap dua bisa disalurkan,” sebutnya.

Kepala Dinas PMN Agam itu berharap, penyerapan alokasi dana nagari sebesar Rp 84,92 miliar dan dana desa sebesar Rp 70,77 miliar dapat mencapai 75 persen pada tahun ini.

(Jaswit)

To Top