Kaba Agam

Pemerintah Mulai Kebut Pembenahan Jalan Propinsi,Pengerjaan Tersekat Tanpa Pengamanan

Posted on

Lubukbasung,kaba12.-
Pemerintah mulai kebut pembenahan dan perbaikan ruas propinsi di ruas Simpang Gudang, Manggopoh, Lubukbasung sampai ke Padang Lua, Banuhampu. Walau proses pembenahan masih terlihat insidentil, dengan menambal titik-titik jalan yang berlobang, namun perbaikan yang dilakukan mulai mengobati kekuatiran warga.

Tidak hanya perbaikan ruas jalan yang berlobang, Rabu,(11/3/2026), proses pembenahan kawasan terdampak bencana juga mulai dikerjakan, salah satunya di ruas jalan Lubuak Sao, Nagari Dalko, Tanjung Raya yang sebelumnya sempat tertimbun longsor.

Pembenahan ruas jalan terdampak longsor itu menggunakan alat berat dengan membersihkan material tanah, batu dan kayu yang masih menimbun sebagai badan jalan, termasuk pembersihan drainase di sepanjang titik terdampak, dan pengikisan tebing yang longsor tersebut.

Namun, proses perbaikan dan pembersihan material longsor yang sempat menimbun badan jalan di Lubuak Sao itu, terlihat tidak bisa maksimal dan cepat, karena terkendala padatnya arus kendaraan dari dua arah baik dari Lubukbasung maupun Maninjau, karena tidak ada petugas pengamanan baik dari kepolisian maupun Dishub Agam yang turun membantu pengamanan di jalan.

Kondisi itu dibenarkan Azino Parman, Walinagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya kepada kaba12, Rabu, (11/3/2026) saat meninjau perbaikan ruas jalan terdampak longsor di Lubuak Sao, Nagari Dalko.

Disebutkan Azino Parman, alat berat yang diturunkan untuk membenahi ruas jalan yang masih belum sepenuhnya bersih dari material longsor, terutama di bagian kiri-kanan jalan, tidak bisa maksimal bekerja, karena padatnya arus kendaraan dari dua arah.

“Saat alat berat bergerak kearah dalam, kendaraan menyerbu bergerak, sehingga operator harus sering menghentikan pengerukan karena kuatir perangkatnya akan menghantam pengguna jalan,sehingga alat sering terhenti, “sebutnya.

Walinagari Dalko itu, mengaku tidak mengetahui apakah perbaikan dan pembenahan ruas itu sudah diketahui oleh petugas pengamanan jalan baik dari kepolisian maupun perhubungan, karena tidak ada yang turun membantu pengamanan jalan untuk buka tutup akses, “kita tidak bisa maksimal membantu mengawasi di lapangan untuk membantu buka tutup akses jalan saat alat bekerja, “sebut Azino Parman yang terpaksa harus turun membantu pengamanan jalur jalan itu saat alat bekerja.

Azino Parman berharap, petugas pengamanan bisa turun ke lapangan untuk membantu pengamanan saat proses pembersihan ruas jalan propinsi tersebut, khususnya di kawasan Nagari Dalko, pasalnya ada beberapa titik pembenahan ruas jalan yang akan dilakukan pasca musibah yang terjadi Februari lalu.-HARMEN.-

Populer

Exit mobile version