Maninjau, KABA12 – Sebanyak 27 murid Taman Kanak-Kanak (TK) Muhammadiyah Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam melakukan kunjungan edukatif ke lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Kelas IIB Maninjau, Jum’at (24/10).
Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak untuk mengenal dunia pertanian sejak usia dini.
Dalam kunjungan tersebut, para murid diperkenalkan dengan berbagai jenis tanaman sayuran, seperti tomat, terong, cabai, bayam, sawi, jagung dan kangkung. Anak-anak juga diajak langsung melakukan kegiatan pemupukan, panen, dan edukasi tanaman dengan bimbingan petugas Rutan Maninjau.
Dalam kesempatan itu, mereka berhasil memanen 7 kilogram tomat dan 2 kilogram terong dari lahan SAE. Suasana ceria dan semangat belajar tampak dari wajah para murid selama kegiatan berlangsung.

Kepala Rutan Maninjau, Joko Prayitno menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Rutan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, terutama dalam bidang edukasi pertanian.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan anak usia dini pada dunia pertanian. Harapannya, sejak kecil mereka sudah mencintai dan memahami pentingnya bercocok tanam serta ketahanan pangan,” ujarnya kepada KABA12, Jum’at.
Ditambahkan, Rutan Maninjau siap menerima kunjungan dari berbagai instansi pendidikan yang ingin melakukan kegiatan pembelajaran luar kelas atau edukasi pertanian bagi siswa.
Sementara itu, Kepala TK Muhammadiyah Maninjau, Delfina, menyampaikan apresiasi kepada pihak Rutan Maninjau yang telah membuka kesempatan belajar bagi anak-anak.

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dan fasilitas yang disediakan. Lahan SAE ini sangat bermanfaat untuk pembelajaran anak-anak dalam mengenal lingkungan dan pertanian secara langsung,” ungkapnya.
Pihaknya berharap kunjungan serupa dapat terus dilakukan sebagai bentuk kolaborasi positif antara lembaga pendidikan dan Rutan Maninjau dalam mendukung pembelajaran berbasis pengalaman nyata.
Selama kegiatan, anak- anak terlihat antusias menyiram tanaman, memanen sayuran, dan mendengarkan penjelasan dari petugas Rutan. Selain menambah wawasan mereka, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai-nilai positif tentang pentingnya alam, ekosistem dan ketahanan pangan.
(Bryan)