Kaba Terkini

Pedagang Pasar Pabukoan Sepi Pembeli

Bukittinggi, KABA12.com — Sejumlah pedagang di pasar pabukoan,di depan Masjid Raya Pasar Atas kota Bukittinggi mengeluhkan sepi pembeli hingga hari ke-empat puasa.

Seperti yang diungkapkan penjual makanan Dina Seprina yang mengaku telah menekuni profesinya selama 10 tahun lebih dan selalu berjualan di pasar pabukoan tersebut setiap tahunnya.

“Tahun kini agak lemah, biasanya tiga hari berjualan modal pokok sudah kembali,” sebutnya.

Ia menyebutkan rendahnya minat beli warga kota Jam Gadang itu lantaran tanggal tua. Ia berharap diawal bulan baru nanti pembeli mulai ramai.

“Perbandingan modal dengan omset harian, baliak pokok se nyo, kadang laris Rp.300.000 – Rp.400.000,” kata warga Panganak Bukittinggi itu.

Selain mengejar target omset, Dina juga harus mengeluarkan biaya kebersihan dan keamanan Rp.17.000 setiap harinya, dan biaya sewa tempat Rp.250.000 selama satu bulan.

“Yang jelas pengeluaran setiap hari Rp.2.000 untuk uang kebersihan, Rp15.000 untuk bayar sewa tenda dan ronda keamanan. Serta bayar sewa tempat untuk berjualan selama satu bulan puasa Rp.250.000, masing-masing pedagang beda harga sewa tempatnya, tergantung luas tempat dan omset,” jelasnya.

Hal senada juga dilontarkan Mel penjual makanan lainnya. Ia merasa dibandingkan dengan tahun lalu pengunjung makin sepi.

“Kalau pengunjung sepi begini, jual beli tentunya juga sepi,” lanjutnya.

Ia berharap diminggu kedua sebelum lebaran pembeli akan ramai, “biasanya 15 hari sebelum lebaran pembeli akan ramai, karena orang di perantauan sudah berangsur pulang,” ulasnya.

Sementara warga Bukittinggi,  Mandor mengaku perihatin dengan kondisi pasar pabukoan itu saat berkunjung.

“Kasihan para pedagang musiman yang mencari nafkah di pasar pabukoan, kalau kondisinya begini terus, semoga bulan baru nanti pembeli akan ramai, ” ujarnya.

(Jaswit)

To Top