Kaba Terkini

Pebasket Putri Bukittinggi Raih Emas di Porprov Batal Berangkat PON

 Bukittinggi, KABA12.com — Indah Helmadi Atlit Bola Basket Putri  3×3 PON Sumatera Barat batal berangkat ke PON XX Papua, karena posisinya sebagai pemain, diganti tanpa pemberitahuan.

Pengkot Perbasi Kota Bukittinggi mempertanyakan kebijakan Pengprov Perbasi Provinsi Sumatera Barat dalam pencoretan nama atlitnya dari Tim Basket Sumbar.
 
Ketua Pengkot Perbasi Kota Bukittinggi, Nofrizal Usra yang didampingi beberapa Pengurus Perbasi Kota Bukittinggi, menyebutkan, saat ajang Porprov 2018 yang lalu, Tim Putri 3×3 Kota Bukittinggi peraih medali emas.
 
Dalam kebiasaan dan tradisi yang berlaku, Tim Pemenang memperoleh hak penuh untuk mengelola dan mengikuti ke ajang yang lebih tinggi, seperti Porwil ataupun Pra PON. Tetapi apa yang terjadi, Pengprov Perbasi Sumbar diduga secara sepihak menetapkan pelatih yang notabene dari luar daerah Sumatera Barat. Sehingga kami merasa tidak ada gunanya.
 
“Pelatihan yang secara berkala diadakan Pengprov ketika tim Sumatera Barat akan mengikuti ajang Regional ataupun Nasional tanpa memakai pelatih dari Sumatera Barat. Ini salah satu bukti pembunuhan Karakter bagi Pengkot Perbasi Kota Bukittinggi,” ujar Nofrizal Usra.
 
Meskipun demikian, Pengkot Perbasi Kota Bukittinggi masih berbesar hati, karena saat ajang Pra Pon di Jakarta tahun 2019 lalu, Bukittinggi diwakili oleh 2 orang atlit basketnya, masing masing Indah Helmadi dan Yolanda Anggraini, keduanya berhasil lolos untuk Mengikuti PON XX di Papua tahun 2021 ini.
 
Dikatakan Ketua Komisi II DPRD Bukittinggi itu, saat waktu tinggal 3 minggu lagi, diumumkan oleh Tim Pelatih dan Pengprov Perbasi Sumatera Barat bahwa atlit atas nama Indah Helmadi dicoret dari Tim tanpa alasan dan transparansi yang jelas, mengapa dicoret dari tim dan diganti dengan atlit lain yang tidak ikut andil dalam meloloskan Sumatera Barat ke PON XX di Papua.
 
“Dengan dicorertnya nama Indah Helmadi itu, disinyalir berkaitan dengan adanya nepotisme dari Pembina/Penasehat Pengprov Perbasi. Sebab pengganti Atlit Bukittinggi yang dicoret adalah salah satu putri dari Pembina Perbasi Sumbar,” ujarnya.

Nofrizal Usra menambahkan, hal yang juga disesalkan Pengkot Perbasi Bukittinggi, tidak adanya komunikasi tentang perkembangan atlit Bukittinggi dalam mengikuti TC PON ini.
 
Pengprov Perbasi Sumbar dinilai juga tidak mempertimbangkan bahwa Atlit Indah Helmadi telah banyak berkorban untuk mengikuti persiapan atau TC untuk PON ini, bahkan sampai mengorbankan studinya.
 
Ditambahkan Pengurus Pengkot Perbasi Kota Bukittinggi itu, Atlit Basket yang dicoret untuk mengikuti PON XX tahun 2021 di Papua, juga pernah menjadi Wakil Indonesia dalam pertandingan basket Internasional ke San Fransisco dan Sacramento di Amerika Serikat pada tahun 2015 lalu.
 
Sementara untuk Atlit Yolanda Anggraini, juga batal berangkat ke Papua dengan alasan pekerjaan.

(Ophik)

To Top