Kaba Agam
Pasca Bencana Banjir Bandang, Agam Kebut Perbaikan Infrastruktur
Lubukbasung,kaba12 — Pemkab.Agam fokus tangani dampak kerusakan infrastruktur yang tersebar 5 kecamatan terdampak banjir bandang lahar hujan Gunung Marapi yang terjadi Sabtu, (11/5) lalu. Perbaikan dan pembangunan berbagai sarana vital, baik jalan, jembatan, saluran irigasi, perbaikan sarana pendidikan, saran ibadah dan lainnya, dikebut bersama tim gabungan penanganan dampak bencana Kabupaten Agam.
Bahkan, seusai instruktur Presiden Jokowi saat memantau langsung kondisi dampak bencana banjir bandang lahar hujan Gunung Marapi, Selasa, (21/5) lalu, yang menginstruksikan prioritas penanganan dampak, terutama warga terdampak, masalah pendidikan, kesehatan, perbaikan infrastruktur utama baik jalan maupun jembatan dan langkah-langkah taktis antisipasi dampak bencana banjir bandang susulan.
Bencana banjir bandang lahar hujan Gunung Marapi yang memporak-porandakan berbagai sarana vital yang selama ini menjadi pendukung aktivitas warga, di lima kecamatan masing-masing Kecamatan Canduang, Ampek Angkek, Banuhampu, Sungaipua dan IV Koto, yang menyebabkan 24 warga meninggal, dengan kerusakan sarana jembatan 21 unit, 54 unit saluran irigasi.
“ Saat ini, total 21 jembatan yang rusak, sudah 6 unit sudah dibangun jembatan darurat bersama tim gabungan penanganan dibantu Denzipur TNI, “ sebut Ofrizon, Kadinas PUTR Agam.
Dijelaskan, saat ini jembatan Kasiak di nagari Bukik Batabuah Kecamatan Canduang telah dapat digunakan oleh pengendara kendaraan roda 2 maupun roda 4 dengan tonase 20 ton. Sementara normalisasi dan perbaikan tanggul sungai dan saluran irigasi 22 unit juga sedang dikerjakan dan diusulkan perbaikannya melalui dana kedaruratan dalam masa tanggap kerjasama Pemkab.Agam dengan BWSS Wilayah V.
Diyakinkan, penanganan darurat itu akan dimaksimalkan untuk seluruh infrastruktur terdampak, sehingga aktivitas warga bisa berjalan dengan normal, selain langkah-langkah lain untuk pembenahan seluruh sarana lainnya, “ kita berupaya maksimal, sesuai instruksi Bupati Agam dan harapan seluruh masyarakat, “ tegas Ofrizon.
(HARMEN)