Kaba Terkini

Partisipasi Pilwana E-Voting Hanya 46,8 Persen

Agam, KABA12.com — Pemilihan walinagari di kabupaten Agam sistem E-Voting menjadi sebuah prestasi yang membagakan, karena perdana di Indonesia.

Namun keberhasilan itu tak seiring dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam memilih.

Kemudahan sistem E-Voting yang cepat tidak menjadi daya tarik masyarakat untuk memberikan hak suaranya.

Fakta ini berbeda dari pernyataan Kadinas PMN Agam Rahmat Lasmono sebelumnya yang bersikeras partispasi masyarakat diatas 50 persen karena itu ukuran sukses pilwana e-votting Agam.

Waktu dikonfirmasi ulang oleh kaba12.com, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Rahmad Lasmono mengatakan, bahwa persentase tingkat kehadiran masyarakat ke TPS  rata-rata hanya 46,8 persen.

“Meski ada yang mencapai 60 persen di satu nagari, namun jika dirata-ratakan keseluruhan, tingkat partisipasi masyarakat hanya 46,8 persen” sebutnya, Jumat (04/08).

Ia menjelaskan, dari hasil pantauan dan survey ke beberapa TPS yang melaksanakan Pilwana, penyebab rendahnya partisipasi masyarakat diantaranya, banyak pemilih yang telah terdaftar di DPT tidak berada didomisili tempat tinggalnya, “banyaknya masyarakat yang merantau ke daerah lain, namun masih tercatat sebagai warga Agam,” sebutnya.

Juga karena karakter masyarakat yang cenderung tidak akan memilih calon yang tidak disukainya.

Meski hal itu tidak terlalau signifikan, namun sedikit banyaknya mempengaruhi persentase tingkat partisipasi masyarakat.

Tidak hanya itu, faktor yang mempengaruhi lainnya seperti, jadwal pelaksanaan pilwana yang bertepatan dengan aktivitas masyarakat yang sedang padat, seperti hari pasar. Serta, keberadaan mahasiswa atau pelajar yang bersekolah di daerah lain.

“Kasus ini yang banyak menjadi penyebab berkurangnya jumlah masyarakat datang ke TPS” sebutnya lagi.

Terkait dengan rendahnya partisipasi masyarakat tersebut, sebelumnya Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria menjelaskan, hal itu akan menjadi pelajaran bagi DPMN sebagai pihak penyelenggara untuk pelaksanaan Pilwana yang akan datang, “kedepan, hal ini akan menjadi perhatian khusus, apalagi Agam kembali akan melaksanakan Pilwana pada 2019, setelah pelaksanaan Pilpres,” Sebut Trinda.

Dijadwalkan, pelantikan walinagari terpilih hasil Pilwana ini akan dilaksanakan pada Minggu terakhir bulan Agustus 2017.

Saat ini, DPMN kabupaten Agam tengah melaksanakan proses penerbitan Surat Keputusan (SK) terhadap walinagari terpilih yang sudah dilaporkan oleh panitia pemilihan.

(Jaswit)

To Top