DPRD Agam
Pantai Tiku V Jorong Dipasang Grip Pengaman Aderia : Strategis Antisipasi Dampak Abrasi
Muaro Putuih, kaba12 — Desakan kalangan DPRD Agam agar dibangun grip pengaman khusus di sepanjang garis pantai Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, mulai terealisasi.
Program besar dalam upaya mengantisipasi ancaman abrasi pantai yang semakin mengganas di wilayah itu, bahkan sebagian wilayah perkampungan di kawasan Muaro Putuih, Ujuang Labuang sampai ke Masang sudah banyak yang lenyap digerus hantaman ombak.
Untuk merealisasikan kegiatan besar yang memanfaatkan dana pemerintah pusat tersebut, Rabu, (23/4) rombongan Ditjen PSDA Kementrian PU, Kepala BWS Sumatera V, PPTK Sungai Pantai Sumbar, Kepala DPUTR Agam bersama Wakil Ketua DPRD Agam Aderia,SP,MM meninjau lokasi pemasangan batu grip pengaman pantai di Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong.
Proyek pemasangan grip pengaman pantai itu, sudah beberapa tahun terakhir diharapkan warga setempat untuk direalisasikan, pasalnya ancaman abrasi pantai di wilayah itu sudah semakin mengganas, bahkan sudah mengerus sebagian perkampungan warga di kawasan tersebut.
Wakil Ketua DPRD Agam Aderia yang memberi perhatian khusus terhadap kegiatan penanganan abrasi pantai di wilayah Kecamatan Tanjung Mutiara, memberi apresiasi atas perhatian pemerintah pusat, khusus jajaran PSDA untuk mengamankan kawasan perkampungan di Tiku V Jorong yang dikenal memiliki banyak potensi tersebut.
Disebutkan, permohonan pihaknya pada pemerintah pusat sesuai dengan aspirasi masyarakat terkait dengan pembangunan grip pengaman pantai itu sudah sangat lama diajukan, dan diharapkan kegiatan tersebut bisa segera direalisasikan, sehingga bisa mengantisipasi dampak dan ancaman abrasi pantai yang semakin meluas , “kita berharap, pembangunan grip di sepanjang kawasan pantai Tanjung Mutiara itu terus berlanjut, sehingga bisa memberi rasa aman bagi masyarakat dalam beraktifitas di wilayah ini, “sebut Aderia.
Sementara warga setempat, sangat berharap kegiatan pembangunan pemasangan grip pengaman pantai itu bisa terealisasikan dan berkelanjutan, karena potensi ancaman abrasi masih sangat tinggi yang dikuatirkan akan berdampak lebih buruk bagi masyarakat.-HARMEN.-