Kaba Terkini

Pantai Pasie Tiku Butuh Perhatian, Bangkai Penyu Berserakan Tanpa Perhatian

Tiku, kaba12.com — Pantai Pasie Tiku, nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara butuh perhatian dan pengelolaan khusus, menyusul banyak kasus kematian penyu yang mestinya dilindungi.

Informasi yang diperoleh kaba12.com, kasus kematian penyu cukup banyak terjadi di kawasan sepanjanag tepian pantai yang banyak dikunjungi masyarakat tersebut, karena terdampar di tepi pantai, tidak ada petugas yang menyelamatkan, penyu-penyu yang sedianya akan bertelur di tepian pantai justru mati.

Seperti pantauan kaba12.com Sabtu,(5/10) sore kemarin, diduga akibat tidak terdampar ke tepi pantai, penyu yang akan bertelur justru mati kehausan karena tidak mendapatkan lokasi yang pas untuk bernapas di laut.

Bahkan, menurut beberapa anak-anak yang biasa menyaksikan banyak penyu yang mati karena terdampar di tepi pantai, “ sudah banyak yang dibiarkan mati, karena penyu tidak bisa berenang ke tengah, tapi tidak ada juga yang peduli, hanya membiarkan penyu itu ditepi pantai, tanpa ada yang membawanya ke tengah laut,“ ungkap mereka.

Sementara pantauan kaba12.com di lokasi ditemukannya bangkai penyu yang baru kehilangan nyawa itu, tidak ada petugas khusus yang memantau, termasuk membuang bangkai penyu yang sudah mati tersebut.

“ Sudah biasa pak, dibiarkan mati begitu saja, membusuk bahkan di bagian sana (sampai menunjuk ke arah Utara pantai), ada bangkai penyu tinggal tulang dengan tubuh yang lebih besar dibiarkan mati beberapa hari ini, “ ungkap dua anak-anak yang biasa berdagang makanan ringan di kawasan pantai Tiku itu.

Menanggapi kondisi itu, menurut Weri Ikhwan, pihaknya akan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mengantisipasi kembali matinya penyu-penyu yang dilindungi tersebut. Bahkan disebutkan, penyu yang mati itu, ditengarai merupakan penyu budidaya yang dulunya dilepas ke laut lepas.

“ Kita akan segera koordinasikan dengan unsur terkait, agar penyu-penyu yang berada di perairan laut Tiku bisa berkembang biak dengan baik, “ ulas Weri Ikhwan lagi.

HARMEN

To Top