Kaba Terkini

Pandemi Covid-19 Makin Mengganas di Agam, Acara Keramaian Dihentikan

Lubukbasung, kaba12.com — Ketua harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTP2 Covid-19) kabupaten Agam H.M.Dt.Maruhun, ingatkan masyarakat untuk membatalkan dan menunda kegiatan hajatan, pesta pernikahan dan bentuk acara keramaian lainnya, karena pemerintah dan pihak kepolisian tidak akan memberikan rekomendasi.

Bahkan, jika tetap “bandel”, tim gabungan takkan segan-segan membubarkan kegiatan yang digelar karena hal itu sudah ditetapkan dalam instruksi bupati Agam, tentang larangan kegiatan keramaian, pesta pernikahan dan jenis acara lainnya,sebagai salah satu langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah untuk meredam keganasan covid-19 saat ini.

Hal itu ditegaskan M.Dt.Maruhun, ketua harian GTP2 Covid-19 Agam, terkait instruksi bupati Agam tentang larangan kegiatan keramaian yang ditengarai menjadi salah satu klaster penyebar virus corona yang saat ini semakin mengganas di kabupaten Agam.

“ Acara pernikahan silahkan, tapi tetap dengan protokol kesehatan covid-19. Pestanya yang kita larang, karena sudah memunculkan banyak kasus di kabupaten Agam, “tegasnya.

M.Dt.Maruhun menegaskan, Pemkab.Agam melalui GTP2 Covid-19 Agam bekerjasama dengan jajaran Polres Agam, Polres Bukittinggi dan Kodim 0304 Agam serta unsur terkait lain, sudah merumuskan langkah-langkah dan bentuk peneritban yang harus dilakukan, jika masih ada yang nekad melaksanakan pesta dan acara keramaian, “ kita takkan segan-segan membubarkan , dan hal itu sudah dibuktikan di beberapa lokasi, ” tegas Sekab.Agam itu lagi.

Disisi lain, M.Dt.Maruhun berharap, masyarakat bisa memahami langkah yang diambil pemerintah tersebut, karena sasarannya untuk meredam laju penyeraban virus corona yang semakin tak terkendali saat ini, “ tujuannya untuk keselamatan kita semua, “ ulasnya.

Selain langkah penertiban tersebut, Pemkab.Agam juga sudah mengeluarkan instruksi penutupan aktivitas pasar mingguan (hari balai) dan memintas seluruh pengurus pasar untuk menggelar pasar harian untuk masyarakat, untuk mengurai potensi keramaian yang kerap terjadi sepanjang pekan.

“ Hal itu sudah kami sebarkan ke seluruh pengurus pasar, termasuk penerapan protokol kesehatan covid-19, pada pedagang dan pengunjung pasar,dan kami minta pengurus pasar memebrikan laporan dan evaluasi rutin terkait dengan kegiatan penerapan protokol kesehatan di pasar yang dikelola masing-masing, “ tegasnya.

HARMEN

0Shares
To Top