Kaba Terkini

Pacu Jawi Magnet Pariwisata Tanah Datar

Tanah Datar, KABA12.com —  “ihaaaa… taruih ka ujuang.. gigik ikuanyoo,”  Begitu sorak penonton memberi keriuhan di gelanggang Pacu Jawi jorong Bonai nagari III Koto kecamatan Rambatan, Tanah Datar Sabtu (15/07).

Dua ekor jawi (sapi) yang ditunggangi seorang joki dengan tangguh melintasi jalur gelanggang yang merupakan areal  persawahan basah sepanjang 100 meter.

Dua ekor jawi (sapi) yang dipasangi bajak disatukan dengan tali kalawan, kemudian  joki mulai menarik ekor sapi hingga berpacu dengan kencang.

Sesekali ekor jawi digigit dan dipukul sang joki agar sapi-sapi tersebut semakin kencang berlari sampai ke ujung sawah.

Sembari jawi berlari dengan ciprakan lumpur sawah yang membasahi sang joki, sorak-sorai penonton pun heboh, menambah semaraknya alek nagari yang telah menjadi kalender event pariwisata di Tanah Datar itu.

Tak hanya warga lokal, turis dari luar negeri pun ikut meramaikan event Pacu Jawi tersebut.

Para wisatawan dalam dan luar negeri itu berkunjung sebagai bagian trip paket wisata mereka di bumi Ranah Minang.

“Pacu Jawi its amazing. Splashing mud, the people are friendly. And Im happy to be here,” ujar Janet salah seorang turis dari Australia.

Tak hanya itu, event Pacu Jawi juga jadi magnet bagi sejumlah fotografer lokal dan mancanegara. Lensa-lensa kamera yang panjang lengkap dengan tripod, dan tambahan camera video drone ikut mengabadikan momen pacuan jawi itu.

Suasana di lokasi pacuan layaknya seperti pasar malam. Ribuan penonton tumpah ruah, dan para pedagang makanan, minuman, mainan anak-anak dan aksesoris pun juga berdatangan menjajakan dagangannya.

Ratusan ribu, hingga jutaan rupiah beredar, hingga roda ekonomi pun berputar di lokasi tersebut.

Pacu jawi ini telah berlangsung di Tanah Datar sejak dulu, yang awalnya sebagai ungkapan rasa syukur setelah habis panen.

Kini tradisi itu telah menasional bahkan mendunia dan telah masuk agenda tetap pariwisata Tanah Datar yang sangat diminati wisatawan.

Panitia Pelaksana Pacu Jawi, yang juga Ketua pemuda nagari III Koto kecamatan Rambatan Arizal mengatakan, kegiatan ini merupakan kali ke tiga yang digelar setiap Sabtu sejak setelah hari raya  Idul Fitri 1438 hijriah.

“Ini agenda nagari yang sudah jadi kalender tahunan pariwisata Tanah Datar. Kali ini Pacu Jawi dilaksanakan untuk memeriahkan  libur lebaran, karena ini momen yang jarang dijumpai oleh sanak famili dari rantau yang pulang kampung saat lebaran tahun ini,” ujarnya pada KABA12.com.

Arizal menjelaskan, alek nagari itu tak hanya dimeriahkan dengan acara pacu jawi saja, tapi juga dimeriahkan dengan kegiatan lainnya seperti lomba layang-layang, volley cup, buru babi, hingga penampilan kesenian daerah lainnya, “ini sudah jadi tradisi nagari III Koto, dan akan terus dipertahankan,” ucapnya.

(Jaswit)

To Top