Kaba Agam

Operasi Ketupat Singgalang 2026 Kapolres Agam : Beri Layanan, Jamin Kenyamanan Warga

Lubukbasung,kaba12 — Kapolres Agam AKBP.Muari bersama Wakil Bupati Agam M.Iqbal, pimpin apel gelar pasukan pengamanan lebaran dalam sandi operasi Ketupat Singgalang 2026 di halama Makopolres Agam, Kamis, (12/3/2026).

Apel gelar pasukan yang digelar, merupakan wujud kesiapan pengamanan dalam menghadapi arus mudik , perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan arus balik para perantau yang diprediksi cukup banyak yang pulang kampung ke wilayah Kabupaten Agam saat ini.

Apel gelar pasukan yang ditandai dengan pemasangan pita operasi kepada perwakilan personel lapangan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Singgalang 2026 yang akan melibatkan berbagai unsur lintas sektoral.

Kapolres Agam, AKBP Muari, menyebutkan apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan selama operasi berlangsung, sebagai wujud komitmen bersama serta sinergitas antarinstansi dalam rangka menyukseskan pengamanan Idul Fitri tahun ini.

Disebutkan, kondisi global saat ini, termasuk konflik antara Israel- Amerika Serikat dan Iran, berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi dunia. Situasi tersebut dapat berdampak pada pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga sejumlah komoditas, serta menurunnya daya beli masyarakat. Kondisi itu juga dapat memicu inflasi dan pengetatan kebijakan fiskal yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

Namun di sisi lain, perayaan Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu agenda penting nasional yang selalu menjadi momentum meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama tradisi mudik. Momen ini dinilai mampu mendorong perputaran uang yang signifikan serta memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.

“Kita harus memastikan seluruh rangkaian perjalanan masyarakat selama mudik dan arus balik dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk menjamin keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri serta libur Lebaran, Polri bersama TNI dan berbagai stakeholder terkait akan melaksanakan operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Disebutkan, diprediksi puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yaitu pada 14–15 Maret 2026 dan 18– 19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.

AKBP Muari menegaskan keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur yang terlibat, dan diharapkan seluruh personel agar terus meningkatkan solidaritas, koordinasi, dan sinergitas dalam menjalankan tugas.

“Melalui kerja sama yang baik, kita berharap dapat mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat, sehingga tercipta suasana Idul Fitri yang penuh kebahagiaan bersama keluarga,” katanya.

(HARMEN)

0Shares
Operasi Ketupat Singgalang 2026 Kapolres Agam : Beri Layanan, Jamin Kenyamanan Warga
To Top