Hukum dan Kriminal

Nekat Simpan Sabu, Residivis Kembali Dibui

Bukittinggi, KABA12.com — Dingin dan pengapnya tembok penjara yang baru ditinggalkannya bulan Oktober tahun lalu, tidak membuat DY (37) warga Jalam Flamboyan, Inkorba kecamatan MKS Kota Bukittinggi ini jera.

Buktinya, Rabu (02/08) sekitar pukul 17.30 WIB ditangkap Satnarkoba Polres Bukittinggi karena terbukti menyimpan narkoba jenis Sabu.

Sesuai keterangan Wakapolres Bukittinggi, Kompol Dasveri Abdi,  penangkapan tersebut dari adanya informasi masyarakat tentang adanya kepemilikan narkoba oleh tersangka. Untuk menjerat yang bersangkutan, polisi langsung melacak keberadaan tersangka.

Pada hari penangkapan, polisi melihat keberadaan tersangka sedang duduk-duduk di depan Masjid Ihsan Inkorba.

Tidak buang-buang waktu, polisi langsung meringkus dan menggeledah tersangka. Polisi menemukan barang bukti berupa satu paket narkotika diduga jenis sabu-sabu terbungkus plastik klip warna bening di celana belakang sebelah kiri.

Polisi juga menemukan satu bungkus rokok Marlboro warna merah yang terletak berjarak lebih kurang 1 meter dari tersangka dan setelah diperiksa di dalam bungkus rokok tersebut terdapat tiga paket narkotika diduga jenis sabu-sabu terbungkus plastik klip warna bening.

Kedatangan polisi ke tempat itu sempat menyita perhatian beberapa masyarakat yang datang untuk melihat apa yang terjadi. Beberapa orang masyarakat yang diminta jadi saksi juga melihat, kalau semua barang bukti yang ditemukan tersebut diakui tersangka adalah miliknya.

Dengan barang bukti itu lagi dan tersangka langsung digiring ke Polres Bukittinggi.

Dari pengakuan tersangka kata Wakapolres,  statusnya sekarang pembebasan bersyarat (PB) dari vonis yang dijatuhkan padanya empat tahun penjara dalam kasus yang sama.

“Tersangka adalah seorang resedivis kasus yang sama dengan status masih PB. Atas perbuatannya ini, tersangka dijerat pasal 112 jo 127 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang memiliki, menguasi dan menggunakan narkotika yang bukan tanaman golongan satu dengan ancaman hukuman empat sampai 15 tahun penjara,” terang Wakapolres Kompol Dasveri.

Selama operasi tumpas bandar pada pekan kemarin selama satu minggu, ditambahkan Wakapolres, untuk Polres Bukittinggi se jajaran berhasil mengungkap dua kasus narkoba.

(Ikhwan)

To Top