Kaba Pemko Bukittinggi

Musrenbang Kecamatan Guguk Panjang Bahas 31 Kegiatan

Bukittinggi, KABA12.com — Kecamatan Guguak Panjang melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di Aula Kantor Camat GP, Senin (26/02). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Walikota Bukittinggi didampingi pimpinan DPRD dan dhadiri sejumlah unsur terkait lainnya.

Camat Guguk Panjang, Drs. Rispayanto menjelaskan, musrenbang kecamatan merupakan lanjutan dari musrenban kelurahan yang dilaksanakan beberapa minggu lalu. Dengan musrenbang kecamatan, diharapkan terbuka ruang komunikasi antara stakeholder untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di kecamatan.

“Musrenbang kecamatan GP membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan, hasil musrenbang tujuh kelurahan yang ada di GP. Dalam musrenbang juga membahas dan menetapkan kegiatan prioritas pembangunan di tingkat kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan kelurahan,” jelasnya.

Pada pra musrenbang kecamatan Guguak Panjang sebelumnya, dihasilkan 31 kegiatan dari empat bidang, yang akan dibahas dalam musrenbang kali ini, untuk didiskusikan dan disimpulkan serta diusulkan sebagai kegiatan prioritas. Sejumlah isu strategeis untuk tahun 2109 mengapung di kecamatan GP, seperti pembangunan aula serbaguna, rencana pembelian tanah untuk kantor lurah ATTS dan Pakan Kurai, rencana pembangunan kantor lurah kayu kubu dan belanja aplikasi, integrasi database kelurahan dalam satu kecamatan.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengungkapkan, usulan musrenbang kelurahan dan kecamatan akan dibahas di tingkat kota. Setiap usulan diharapkan merupakan prioritas kebutuhan dan dapat dimanfaatkan bersama oleh masyarakat.

“Musrenbang kecamatan diharapkan nantinya tidak bentrok dengan rencana pembangunan yang sudah ada. Kita jemput dari bawah namun harus sesuai dengan visi misi pemerintah. Untuk itu, musrenbang kecamatan ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan kegiatan lain yang prioritas dan sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.

Kecamatan Guguk Panjang, lanjut Wako, cukup banyak memiliki sarana pendidikan. Sekolah tersebut juga sudah berusia tidak baru lagi dan harus direvitalisasi.
Untuk itu, bersama anggota DPRD dengan dana pokirnya, Bukittinggi dapat melakukan perbaikan bangunan sekolah dengan konsep Green School di 2019 mendatang. Selain itu, juga dibutuhkan pembangunan di bidang mental dan spriritual. “Ini jangan dilupakan karena sangat penting bagi masa depan,” tegas Wako.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, H. Trismon mewakili anggota DPRD dari dapil GP menyampaikan beberapa dana pokok pikiran (pokir) anggota dewan. Pokir menjadi upaya anggota DPRD membantu pembangunan di kelurahan.

Pokir anggota dewan bertujuan untuk membantu pembangunan kelurahan yang tidak terakomodir dalam musrenbang. Namun karena adanya sebuah kebutuhan prioritas seperti rehab sekolah, dewan di daerah pemilihan Guguak Panjang sepakat untuk mengarahkan sejumlah dana pokir untuk sarana pendidikan itu.

“Program yang akan dibiayai tentu harus memiliki status yang jelas dan bermanfaat untuk kepentingan masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat segera dilaksanakan. Jangan di penghujung tahun agar tidak terburu-buru,” ungkapnya.

Musrenbang kecamatan Guguk Panjang ini, dihadiri sejumlah anggota DPRD dari dapil GP, unsur Forkopimda kecamatan, kepala OPD, Lurah, LPM, lembaga swasta tingkat kecamatan, ormas dan perwakilan masyarakat kecamatan Guguk Panjang.

(Ophik)

To Top