Kaba Terkini

Musibah KM.Intan di Angso Duo, Berebut Evakuasi Penumpang Ikut Karam

Agam, kaba12.com — Suasana duka menyelimuti kediaman Masyrida,(45) guru SMPN 1 Palupuah yang tewas dalam musibah kapal wisata yang karam saat mendekati pulau Angso Duo Kota Pariaman, Sabtu,(26/10) sore.

Korban diinformasikan tewas saat berupaya menyelamatkan diri dengan pindah ke kapal penolong saat kapal yang ditumpangi para wisatawan lokal itu mulai karam.

Saat berebut pindah ke kapal yang mengevakuasi para korban, diduga para wisatawan yang panik berjatuhan ke dalam laut, sebagian bergelantungan di badan kapal, sementara kapal yang mereka tumpangi karena dihatam ombak besar.

Kronologis kejadian yang dirilis BPBD Pariaman seperti disampaikan Lukman Syahputra, staf Pusdal.Ops BPBD Agam kepada kaba12.com Sabtu malam menjelaskan tentang informasi KM Intan terbalik di objek wisata Angso Duo, Kota Pariaman.

Dijelaskan, KM.Intan membawa 26 penumpang 24 orang wisatawan dan tambah 2 orang petugas, nahkoda dan ABK dengan data wisatawan 6 orang berasal dari Kecamatan IV Koto Aur Malintang Padang Pariaman, 12 orang guru SMPN 1 Palupuh, 4 orang mahasiswa dari Padang dan
2 orang dari Bawan, kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam.

Dalam musibah kapal karam itu, 23 orang wisatawan dinyatakan selamat, 1 orang kritis dan 1 orang dinyatakan meninggal dunia yakni Masyrida, (39) guru SMPN 1 Palupuh, Kabupaten Agam.

Dijelaskan kronologis kejadian kapal yang dinahkodai Jabal, (30) dan ABK kalvin (32 th), membawa rombongan wisatawan berangkat dari anjungan dekat kantor BPBD Pariaman, Sabtu,(26/10) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari bibir pantai menuju Pulau Angso Duo, gelombang sudah mulai besar, sehingga air masuk ke dalam kapal. ABK berusaha menimba air untuk dikeluarkan, namun, air tetap masuk kedalam kapal, sehingga kapal tersebut mulai membenam.

Melihat kondisi kapal dalam keadaan gawat, ABK minta pertolongan ke kapal lainnya, untuk menyelamatkan penumpang, kemudian, datang bantuan dari kapal lain.

Saat evakuasi penumpang, dengan cara memindahkan mereka ke kapal yang membantu, penumpang saling berebutan pindah ke kapal bantuan, diduga karena panik dan ketakutan.

Saat proses pemindahan itulah, kapal yang ditumpangi langsung tenggelam, dengan jarak sekitar 100 meter dari bibir pantai pulau Angso duo.

” Para korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Pariaman, 1 korban meninggal, dan 1 korban lain kritis yang saat ini masih mendapat perawaran di rumah sakit,” jelas Lukman.

Sementara Sabtu malam, sudah dilakukan penyerahan jenazah korban kecelakaan laut dari pemerintah kota Pariaman ke pihak keluarga didampingi oleh Pemerintah Kabupaten Agam diwakili BPBD Agam, Kasat Pol PP dan Damkar Agam, Kadisdikbud Agam dan Kesbangpol.

(Jaswit)

To Top