Kaba Terkini
MTQ Sumbar ke XL Ditabuh, 1149 Peserta Berkompetisi
Solsel, KABA12 — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Sumatra Barat ke XL resmi ditabuh. Gubernur Sumbar membuka langsung event keagamaan satu kali dua tahun itu, di Gor Rimbo Tangah, Solok Selatan, Selasa (12/12).
Wakil Bupati Solsel, Yulian Efi, selaku Ketua LPTQ Solsel, menjelaskan, MTQ Sumbar ke 40 ini, mengangkat tema masyarakat qurani dalam rahmatan ilahi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 sampai 17 Desmeber 2023, dengan tujuan meningkatkan ukhuwah islamiyah.
“MTQ ke 40 tingkat Sumbar ini, memperlombakan 13 cabang yang diikuti 19 kabupaten kota dengan jumlah 1149 peserta. Kami telah sediakan 18 venue lomba, yakni 1 gor, 1 hall, 2 sekolah, 3 aula dan 11 masjid serta pemondokan untuk para kafilah dan dewan juri,” jelasnya.
Ketua DPRD Solsel, Zigo Rolanda, menyatakan, 20 tahun Kabupaten Solok Selatan berdiri, dapat menjadi tuan rumah MTQ ke 40 tingkat Sumbar. “Suatu kebanggaan bagi kami, meski Kabupaten Solok Selatan baru dimekarkan, tapi dapat dipercaya sebagai menjadi tuan rumah event skala provinsi dan nasional. Kita akan berikan pelayanan terbaik, agar dapat sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi,” ungkapnya.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, Mahyudi, menyampaikan, MTQ merupakan kegiatan untuk melihat potensi generasi penerus dalam membaca, menghafal, menulis dan memahami Al Quran. Ini bukan lomba semata, rapi ayat Al Quran harus dapat diamalkan dalam kehidupan sehari hari.
“Nantinya, qori dan qoriah pemenang MTQ ini, dapat mewakili Sumatra Barat pada MTQ tingkat nasional di Kalimantan Timur. Tahun lalu, Sumbar bisa meraih peringkat kelima nasional. Semoga kita dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi Sumbar pada MTQ nasional 2024 mendatang,” ujarnya.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, mengaku bangga Solok Selatan bisa menjadi tuan rumah MTQ tingkat Sumatra Barat untuk pertama kalinya. Ini menjadi saksi syiarnya agama Islam di Kabupaten Solok Selatan.
“Kabupaten Solok Selatan, disebut sebagai Nagari Sarantau Sasurambi, Nagari Seribu Rumah Gadang. Dengan MTQ tingkat Sumbar ini, kita syiarkan Islam di kabupaten ini dan dengan event ini, tentunya akan menambah perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joynaldi, selaku Ketua LPTQ Sumbar, menyampaikan, penyelenggaraan MTQ dilaksanakan dalam rangka mensyiarkan Al Quran di tengah masyarakat. MTQ tidak dijadikan sebagai seremonial saja, tapi bagaimana mengimplementasikan isi Al Quran dalam kehidupan sehari hari.
“LPTQ akan bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk dukung dan sukseskan MTQ. Keberhasilan dalam pelaksanaannya ini, menjadi sukses kita bersama. Sumbar selalu masuk 10 besar dalam MTQ tingkat nasional. Ini harus kita tingkatkan di tahun tahun yang akan datang, karena banyak potensi besar di Sumatra Barat ini,” ujar Wagub.
Sementara itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengapresiasi pelaksanaan MTQ ke 40 tingkat Sumbar di Solok Selatan. Penyelenggaraan MTQ ini tidak hanya pertemuan rutin, tapi momen sejarah untuk meningkatkan kecintaan umat pada Al Quran.
“MTQ jadi panggung prestasi bagi para Qori Qoriah. Mudah mudahan dengan MTQ ini, akan menjadikan bimbingan bagi kita semua untuk memahami isi kandungan Al Quran dalam menuju surga Allah SWT,” harap Gubernur.
Kota Bukittinggi sendiri, mengikutsertakan 114 kafilah. Dimana, 65 orang merupakan qori dan qoriah, serta 49 official, dengan pimpinan rombongan, Ketua LPTQ, Martias Wanto.
(Harmen/*)