Kaba Terkini

Mengurangi KJA, Solusi Atasi Pencemaran Air Danau Maninjau

Posted on

Lubukbasung, KABA12.com — Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Siti Aisyah menyebut mengurangi jumlah KJA merupakan salah satu solusi untuk mengatasi pencemaran air Danau Maninjau. Namun, harus ada solusi, alternatif sumber ekonomi bagi masyarakat setelah beralih dari KJA itu.

Hal itu diungkapkan saat mengikuti rapat koordinasi terkait penyelamatan Danau Maninjau dengan sejumlah perwakilan kementerian, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan Pemkab Agam.

Menurutnya, sumber ekonomi baru itu yang menjadi salah satu prioritas diantaranya memberikan pendampingan untuk peternakan ikan lele bioflok, peternakan belut, kambing hingga unggas. “Program ini bukan hanya dari sektor lingkungan hidup, tetapi lintas sektoral,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria mengatakan program bantuan dari pusat untuk penyelamatan Danau Maninjau sejauh ini sudah cukup banyak.

Bantuan itu sangat bermanfaat bagi masyarakat, namun kadang peruntukannya kurang tepat, bukan pada petani Keramba Jaring Apung (KJA) yang seharusnya menjadi prioritas.

Ia berharap ke depan, program itu benar-benar bisa menyentuh petani keramba agar secara beransur-ansur bisa diajak untuk meninggalkan KJA dan beralih pada sumber ekonomi lain.

Kondisi Danau Maninjau di Kabupaten Agam, Sumbar sudah sangat memprihatinkan karena tercemar oleh sendimen sisa pakan ternak dari sekitar 17 ribu KJA.

(Virgo/)

Populer

Exit mobile version