Kaba Agam

Memilukan, Suami Istri Saling Berpelukan Tertimbun Material Banjir Bandang

Lubukbasung,kaba12 — Beragam fakta memilukan terkuak dari ikhtiar kuat tim SAR Gabungan dalam upaya mencari korban yang masih tertimbun longsor di berbagai lokasi terdampak bencana di Kabupaten Agam.

Kisah duka, memilukan dan menyaksikan hati menyaksikan kondisi warga terdampak termasuk yang ditemukan terkubur dalam tumpahan material longsor dan banjir bandang. Banyak temuan, laporan dan informasi yang diterima kaba12, yang sulit untuk dijabarkan dengan kata-kata. Hanya doa.

Seperti disebutkan Maswardiman, salah seorang relawan Relindo yang bergabung bersama tim relawan lainnya dalam proses pencarian terhadap para korban terdampak bencana banjir bandang di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak.

Disebutkan, salah satu penemuan jenazah yang membuat hati makin tersayat akibat dampak bencana yang terjadi, adalah upaya pencarian korban yang tertimbun banjir bandang di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak oleh tim SAR Gabungan, Kamis, (4/12) siang kemarin.

Tim SAR Gabungan, termasuk Relawan Indonesia ( Relindo ) bersama personil TNI-Polri, Basarnas, dan unsrur lain, yang menemukan dua mayat yang saling berpelukan di kedalam hampir 1 meter, setelah proses penggalian dilakukan.

Disebutkan Maswardiman, dua jenazah yang saling berpelukan itu ternyata pasangan suami-istri Maizal, (58) dan Salma,(52) yang ditemukan di areal hantaman banjir bandang yang meluluhlantakkan Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kamis, (27/11) lalu. Tercatat sebanyak 16 korban jiwa, termasuk pasangan suami-istri yang ditemukan saling berpelukan erat.

Tak terbayangkan, kuatnya rasa cinta dan saling melindungi dari kedua pasangan ini, bahkan siang menghadang maut meregang nyawa, saat bencana melanda. Tak bisa tergambarkan, kepasrahan, kesiapan menghadang maut, namun tetap saling berpelukan menuju syurga.

Itu salah satu narasi yang menurut kaba12 sesuai dengan gambaran kondisi penemuan dua jenazah, pasangan suami-istri yanag berhasil ditemukan tim SAR Gabungan di Toboh, Malalak Timur, Kamis, (4/12) kemarin, seperti disebutkan Maswardiman, salah seorang anggota relawan Relindo yang ikut melakukan pencarian para korban di Malalak.

Disebutkan Ketua LMPN Tiku V Jorong itu, upaya pencarian para korban, diakuinya memendam banyak kisah, bahkan banyak hal yang tidak bisa diceritakan, “ banyak hal yang tidak bisa tersampaikan,apalagi dalam proses pencarian korban, bahkan hal, yang terkadang kita tidak bisa menerima dengan akal sehat. Sepenuhnya, kuasa Allah, “sebutnya.

Ditegaskan, upaya pencarian terhadap para korban yang masih dinyatakan hilang, akan terus berlanjut, bahkan tim SAR Gabungan akan berupaya maksimal menuntaskan tugas kemanusiaan itu sesuai dengan data dan jadual yang sudah ditetapkan, “kami akan berupaya maksimal, mohon doa dan dukungannya, “sebut Maswardiman.

(HARMEN)

0Shares
Memilukan, Suami Istri Saling Berpelukan Tertimbun Material Banjir Bandang
To Top