Kaba Terkini

Medina, Wadah Plastik Bersertifikat Halal MUI

Bukittinggi, KABA12.com — Pertama dan satu-satunya di Indonesia, Medina meluncurkan foodware berbahan plastik yang halal dan bersertifikat MUI. Dengan mengusung konsep produk peralatan rumah tangga halal pertama di Indonesia yang diluncurkan pada 9 Maret 2017 di Jakarta tersebut, Medina menargetkan untuk dapat meraih 15% market share houseware dalam 5 tahun mendatang.

General Manager Marketing Communication Medina, Dewi Hendrati mengungkapkan, saat ini Medina telah mengeluarkan 19 produk dan keseluruhannya sudah bersertifikat halal MUI. Dengan bahan berkualitas, Medina memiliki produk anti pecah dan produk tahan panas, desain menarik, menggunakan zat kimia halal dengan garansi seumur hidup.

“Medina menjadi bentuk komitmen kerja keras untuk menghadirkan produk rumah tangga yang mengutamakan kualitas serta kesesuaian kebutuhan keluarga Indonesia. Seluruh koleksi Medina dijual dengan harga terjangkau, berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu,” jelasnya.

Selain menjual produk plastik rumah tangga Halal, Medina juga memiliki tujuan untuk membagikan nilai-nilai kebaikan melalui forum yang dapat menginspirasi. Melalui  Medina Inspirative Talk (MIT) yang dilaksanakan di aula Badan Keuangan Bukittinggi, Kamis (03/08).

Medina bekerjasama dengan Perkumpulan Perempuan Wirausaha (Perwira) Bukittinggi untuk mendorong perempuan khususnya ibu rumah tangga agar lebih mandiri dan mengaplikasikan nilai halal dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Perwira (Perkumpulan Perempuan Wirausaha) Bukittinggi, Tuti, menjelaskan, Perwira merupakan wadah perkumpulan perempuan wirausaha yang mandiri dengan program yang bertumpu pada kesejahteraan Indonesia, utamanya dalam mencetak perempuan wirausaha yang tangguh. Mayoritas anggota Perwira Bukittinggi merupakan perempuan yang sangat memperhatikan penggunaan wadah plastik halal untuk menjamin kebersihan konsumsi keluarga.

“Dengan adanya produk Medina, dapat memotivasi wanita Indonesia khususnya Bukittinggi terutama ibu rumah tangga agar memiliki penghasilan tanpa harus meninggalkan keluarga. Sehingga mereka dapat menjadi wanita tangguh dan berperan dalam kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota komisi 1, DPRD Bukittinggi, Hj. Nursyida yang hadir dalam kesempatan itu mengungkapkan, wanita di Bukittinggi harus menjadi wanita yang menginspirasi dan berinovasi. Dengan adanya MIT ini, dapat memotivasi wanita Bukittinggi agar lebih memilki peran, baik di pemerintahan maupun di keluarga sendiri.

“Ini menjadi salah satu upaya untuk pemberdayaan perempuan dan sejalan dengan program pemerintah. Karena perempuan memiliki peran strategis dalam pemerintahan, apalagi dalam kesejahteraan keluarga. Untuk itu kami himbau untuk selalu berdaya melalui wirausaha. Inilah yang menjadi nilai tambah bagi Medina karena membuka kesempatan bagi perempuan di manapun berada untuk berwirausaha dan mandiri secara ekonomi,” ungkapnya.

Kegiatan MIT ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi peserta yang hadir, melainkan juga dapat disebarluaskan di lingkungan sekitar. Setelah Bukittinggi sebagai kota 19, Medina akan melaksanakan road show ke 65 daerah se Indonesia.

(Ophik)

To Top