Lubukbasung, KABA12.com — Maulid Nabi Muhammad SAW yang diperingati setiap 12 Rabiul Awal merupakan momentum bagi umat Islam untuk menauladani akhlak Rasulullah. Maulid Nabi SAW menjadi pengingat umat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dikatakan Ketua Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Agam, Drs. Alwisral Imam Zaidallah, M.Pd, Kamis (29/10), terdapat tiga hikmah utama yang bisa diambil dari peristiwa Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dijelaskan, Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momen memperingati hari kelahiran Rasulullah. Dengan peringatan tersebut, umat Islam sudah sepatutnya mengikuti jejak Rasulullah. Artinya dalam kehidupan sehari-hari, umat Islam tidak menyimpang dari petunjuk Nabi Muhammad SAW yaitu dengan memegang teguh Alqur’an dan hadist.
Hikmah selanjutnya, dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, maka umat Islam akan mengetahui dan memahami perjuangan Rasulullah dan mensiarkan dan menegakkan agama Islam.
Dalam kehidupan hari ini, lanjutnya, hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah meniru akhlak insan terbaik dalam segala aspek kehidupan dan aktualisasi diri.
“Rasulullah adalah makhluk ciptaan Allah yang terbaik, jadi kita sebagai umat beliau sudah sepatutnya meniru akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, itulah hikmah sebenarnya dari Maulid Nabi Muhammad SAW,” terangnya.
(Virgo/*)