Kaba Terkini

Mahasiswa Solok Layangkan Surat Terbuka Untuk Kapolri

Solok, KABA12.com — Kasus pencopotan kapolres Solok kota oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian, menuai beragam reaksi dari masyarakat Solok.

Hal tersebut dibuktikan dengan surat terbuka yang dilayangkan oleh seorang mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Mahaputera Muhammad Yamin Solok, Risko Mardianto pada tanggal (05/06).

Didalam surat tersebut, Risko sangat menyayangkan keputusan yang diambil oleh kapolri.

 Ia mengungkapkan hal tersebut seakan prematur dan mengada-ada.

” Saya menyesalkan adanya pernyataan bapak tentang Kapolres kami, AKBP Susmelawati Rosya yang bapak anggap gagal menangani kasus persekusi di Solok, lebih-lebih bapak mengeluarkan pernyataan itu dihadapan media yang kemudian beritanya menjamur di Solok,” tulisnya didalam surat tersebut.

Selain itu, Risko menjelaskan sebelumnya kasus persekusi yang menjerat dr. Fiera tersebut sudah di tangani oleh pihak kepolisian.  Dengan mediasi antara kedua belah pihak yang dijembatani polres solok bersama pihak RSUD Solok, telah diambil jalan damai. Dan dr.Fiera pun sudah meminta maaf kepada masyarakat yang ditandai dengan pernyataan di atas materai Rp.6000.

Namun, terkait jumpa pers yang dilakukan dr.Fiera di Jakarta baru-baru ini kembali mencuatkan kasus tersebut. Menurut Risko, pernyataan dr. Fiera pada jumpa pers di Jakarta terkesan mengabaikan pernyataannya di Solok kala itu. Dan pada pernyataan tersebut, dr. Fiera juga berterimakasih kepada kapolres solok yang telah melakukan mediasi.

(Dany)

To Top