Kaba Terkini

M.Ater Dt.Manambun Pantau Kondisi Yuni, Meirizal : Jadi PR Kita Bersama

Lubukbasung, kaba12.com — M.Ater Dt.Manambun, anggota DPRD Agam yakinkan pihaknya akan memantau perkembangan kondisi Yuni, warga terlantar yang ditemukan tergeletak pingsan di posko pemuda Titisan Tunggang, Nagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung, Jumat,(13/8).

Secara, masalah yang dihadapi Yuni untuk tahap awal sudah bisa terselesaikan dengan baik bersama jajaran Dinas Sosial Agam, bahkan saat ini, Yuni sudah bisa bekerja di salah satu toko pakaian di Cubadak, Lubukbasung yang juga sudah disetujui oleh Yuni.

Disebutkan M.Ater Dt.Manambun, yang juga tokoh ninik mamak Nagari Lubukbasung itu, pihaknya bersama pemerintah nagari persiapan Sungai Jariang Lubukbasung, terpanggil melihat kondisi Yuni, (21), dengan latar belakang kondisi yang dialami, sehingga pihaknya ikut bertanggungjawab terhadap perkembangan kondisi Yuni.

“ Kita akan pantau, mudah-mudahan yang bersangkutan betah, dan bisa menjalani hari-harinya dengan nyaman,” ungkapnya.

Hal serupa disebutkan Meirizal, pj.walinagari persiapan Sungai Jariang Lubukbasung yang meyakin-kan Yuni sudah menjadi bagian dari tanggungjawab bersama, apalagi Dinas Sosial Agam sudah turun tangan membantu.

Meirizal menyebut, pihaknya bersama M.Ater Dt.Manambun, anggota DPRD Agam sepakat memantau perkembangan Yuni, sampai yang bersangkutan betah dan nyaman, “ kita juga masih membangun komunikasi dengan keluarga dekat Yuni, untuk mencari solusi terbaik, “sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumya Yuni, warga asal Gasan Gadang, Padang Pariaman itu, ditemukan pingsan di pos pemuda Titisan Tunggang, diduga akibat kelelahan dan lapar, setelah sebelumnya terlantar di Padang, dan dikirim warga dengan mobil menuju kampungnya. Namun Yuni keberatan turun di Gasan Gadang meminta pada sopir untuk diturunkan di perberhentian terkahir kendaraan yang ditumpanginya.

Yuni yang sama sekali tidak pernah ke lokasi, memiliki berjalan tak tentu arah usai turun dari kendaraan, dan terdampar di Titisan Tunggang, bahkan sempat pingsan dan diselamatkan warga yang bersimpati padanya.

Yang memprihatinkan, Yuni sempat dilepas dengan derai air mata oleh warga Titisan Tunggang yang menyelamatkannya, saat petugas Dinsos Agam menjemputnya dalam status orang terlantar dan diistirahatkan di rumah singgah Dinsos Agam, yang akhirnya kembali dijemput Merizal dan M.Ater Dt.Manambun atas persetujuan Dinsos Agam, sehingga Yuni akhirnya bekerja di salah satu toko pakaian di Cubadak Lubukbasung.

HARMEN

To Top