Kaba Pemko Bukittinggi

LP2M UNP Penelitian dan Pengabdian di Kota Bukittinggi, Kab.Agam, Pasaman dan Pasbar

Bukittinggi, KABA12.com — Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di 4 (empat) daerah, Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat yang dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II UNP Ir.Syahrial, Msc, Phd di Aula Badan Keuangan Kota Bukittinggi, Kamis (03/10).

Ketua Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Padang Prof. Yasri, mengatakan, kegiatan akan dilakukan di empat daerah Kota Bukitinggi, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat untuk meneliti 20 judul penelitian dan pengabdian masyarakat sebanyak 59 judul dengan total anggaran yang disediakan UNP sebanyak Rp 2.003.425.000,-.

“Kedepan kami berharap kita tingkatkan kerjasama ini, apabila sekarang dananya baru disiapkan UNP dan mudah-mudahan kedepan bisa sharing baik kegiatannya maupun pendanaannya,” ujarnya.

Kemudian ditambahkan Prof. Yasri bahwa dosen yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 550 orang dengan melibatkan juga mahasiswa dan anggota masyarakat diperkirakan mencapai 1.750 orang.

Wakil Walikota Bukittinggi Irwandi, dalam sambutannya mengatakan sangat berterima kasih atas dipilihnya Kota Bukittinggi, Kab.Agam, Kab,Pasaman dan Kab. Pasaman Barat sebagai lokasi kegiatan penelitian dan pengabdian dari pada UNP.

“Perguruan tinggi sebagai pusat intelektual yang ada di daerah tentu punya pemahaman, punya pengetahuan lebih. Untuk itu harapan kami, UNP dapat menjadi Lab-nya pemerintah karena banyaknya masalah yang ada di pemerintah, disamping itu kurangnya kemampuan SDM di daerah dan kerjasama tersebut mungkin lebih bisa dikonkritkan dan kedepan tidak tertutup kemungkinan termasuk dalam rekruitmen SDM,” ujar Irwandi.

Sesuai dengan fokus penelitian yang dilakukan terhadap infrastruktur, sarana prasarana, budaya, teknologi tepat guna dan pengembangan SDM, Wakil Walikota Irwandi berharap hasil penelitian yang dilakukan tersebut bisa di implementasikan nantinya di daerah.

Sementara itu, Wakil Rektor II UNP Syahril menyambut baik ungkapan yang disampaikan Wakil walikota Bukittinggi agar penelitian – penelitian kedepan tidak hanya bersifat keilmuan tetapi dapat diterapkan di pemerintah daerah.

“Selama ini kita membuat penelitian dan pengabdian bersifat keilmuan, bagaimana kedepan kita membuat program kemitraan ini yang bersifat aplikasi dan terapan yang betul – betul bisa menyentuh kebutuhan masyarakat, bisa diimplementasikan, bisa dirasakan dan dimanfaatkan ,” jelasnya.

(Ophik)

To Top