Lubuak Sao, kaba12 — Dampak hujan lebat yang mendera wilayah Tanjung Raya, sejak Jumat pekan lalu, memicu longsor di Jorong Ariakia, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis, (27/11) sore.
Longsor dahsyat yang muncul tiba-tiba menghancurkan setidaknya 10 rumah warga, dan merusak lahan perkebunan warga yang di wilayah tersebut.
Dampak bencana dahsyat itu, 2 warga pasangan suami -istri dinyatakan meninggal masing-masing Emnimar yang ditemukan meninggal dunia di reruntuhan rumah yang dihantam longsor, sementara suaminya Safarudin, meninggal di ICU RSUD Lubukbasung,setelah mendapat perawatan cukup intensif oleh tim medis rumah sakit tersebut, sejak Kamis siang pasca ditemukan warga di lokasi longsor.
Informasi yang diperoleh kaba12, dampak longsor yang menghantam wilayah Jorong Arikia, Nagari Dalko yang berada di kawasan pebukitan tersebut, selain menyebabkan 2 warga meninggal, 3 warga lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh warga setempat bersama aparat pemerintah nagari Dalko.
Musibah tanah longsor itu, menyebabkan 10 rumah hancur dan rusak berat, masing-masing milik Zelna, Afrizul, Ernida, Ermiati, Warnita, Emnimar, Nurkiah, Nurbaiti, Yusmanidar dan Basriah, “saat ini proses pencarian terhadap warga yang hilang masih terus dilakukan, walau terkendala curah hujan yang sangat tinggi , “sebut AL Hafizd, Camat Tanjung Raya kepada kaba12.
Saat ini, jenazah Safaruddin masih berada di RSUD Lubukbasung untuk proses pemulangan ke rumah duka di Arakia, sementara informasi sementara akses jalan ke wilayah itu juga masih terkesat dampak banjir dan longsor.
(HARMEN)



