Kaba Bukittinggi

Libur Lebaran Tarif Hotel Tidak Naik

Bukittinggi, KABA12.com — Tarif hotel di kota Bukittinggi pada musim libur lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah tidak naik.

Hal itu dikatakan Ketua PHRI Bukittinggi, Vina Kumala saat diwawancarai KABA12.com, Jumat (23/06) H-2 jelang lebaran.

“Tidak ada kenaikan harga, hanya tambahan biaya bagi pasangan yang membawa anak melebihi pemakaian fasilitas bagi double occupancy kamar. Itupun biaya tambahannya tidak lebih dari Rp 100 ribu,” ujarnya.

Ia menyebutkan, hingga H-2 jelang lebaran sudah ada sekitar 70-85 persen pemesanan kamar hotel di 35 hotel dan restauran yang telah tergabung menjadi anggota PHRI Bukittinggi, “ada sekitar 800 kamar hotel yang sudah dipesan,” sebutnya.

Menurutnya, tingkat hunian kamar akan naik pada hari kedua dan ketiga setelah lebaran.

Pihaknya pun telah bersiap menjamu tamu wisatawan dengan memberikan pelayanan yang maksimal.

“Kita telah arahkan karyawan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi tamu. Kita juga berharap pada pemerintah untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan dan kebersihan saat libur nanti, karena ini adalah momen produksi kepariwisataan, penilaian pengunjung untuk kunjungan selanjutnya ke Bukittinggi,” harap Vina Kumala.

Sebelumnya, Walikota Bukittinggi telah mengerahkan personil untuk pengamanan selama libur hari raya Idul Fitri tahun 2017.

Walikota juga mengimbau pihak hotel tidak memberlakukan kenaikan tarif terlalu tinggi bagi masyarakat yang akan menginap di Bukittinggi.

“Libur lebaran tahun ini cukup panjang, kita ingin warga menghabiskan waktu dan uangnya di Bukittinggi, kita harap hotel bisa memaksimalkan pelayanannya. Kita himbau agar hotel tidak menaikkan tarif terlalu tinggi,” kata Ramlan Nurmatias.

Tidak hanya itu, ia juga mengimbau restauran dan rumah makan agar sudah buka dihari kedua lebaran, “kita tidak ingin tamu-tamu kota yang datang kesusahan mencari makan. Mari sama-sama kita jaga keamanan dan kenyaman kota yang kita cintai ini,” himbau Walikota Bukittinggi itu.

(Jaswit)

To Top