Kaba Terkini

Lebaran, Masuk Puncak Lawang Bayar Rp 25 Ribu

Matur, KABA12.com —  Objek Wisata  Alam Puncak Lawang, Nagari Lawang Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini. 

Pasalnya harga tiket masuk lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah  naik dari Rp 10 ribu di hari biasanya menjadi Rp 25 ribu per kepala pada libur lebaran 2017.

Kenaikan harga tiket masuk tersebut mengundang kontroversi bagi pengunjung. Seperti diungkapkan, Doni (39) pengunjung asal Pekanbaru. Menurutnya kenaikan harga tiket tersebut dirasanya cukup memberatkan.

“Kami datang berjumlah 8 orang, jika Rp 25 ribu/ kepala kami harus mengeluarkan uang sebanyak Rp 200 ribu  untuk masuk, belum lagi ditambah jika ingin menggunakan wahana lainnya,” ujarnya kepada KABA12.com.

Disisi lain, Husni perantau Agam di pulau Jawa  mendukung kenaikan harga lebaran tersebut, menurutnya dengan keindahan alam serta fasilitas dan kenyamanan yang disuguhkan pengelola, sebanding dengan harga karcis masuk saat lebaran 2017 itu.

Menanggapi hal tersebut, pengelola objek wisata Puncak Lawang, Mukhlis menuturkan, untuk pengelolaan jelang lebaran, pihaknya mengeluarkan cukup banyak dana untuk pengembangan dan renovasi.

“Puncak Lawang masih dalam tahap pembangunan, untuk moment libur lebaran ini kami sudah melakukan pengembangan dan renovasi selama 3 bulan lebih, sedangkan  pengembangan tersebut sudah menelan dana lebih kurang Rp 200 juta,” ujarnya.

Selain itu untuk libur lebaran pihaknya juga menurunkan lebih kurang 90 pemuda sekitar untuk penyelenggara yang terdiri dari petugas parkir  sebanyak 40 orang, 10 orang untuk petugas kebersihan, selebihnya difungsikan untuk pelayan dan pengawasan keselamatan para pengunjung.

“Puncak Lawang juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, selain itu sebagian dari  tiket masuk pengunjung juga digunakan untuk pembangunan infrastuktur dan tempat ibadah di nagari Lawang,” jelasnya.

Dikatakan Mukhlis, untuk tahun ini pengunjung meningkat 50 persen dari tahun sebelumnya, “tahun ini  lebih kurang 15 ribu pengunjung, naik dari tahun 2016 yang hanya 10 ribu pengunjung,” tutupnya.

(Johan)

To Top