Kaba Agam

Langgar Ketentuan Hiburan Malam di Agam Disanksi Rp50 Juta

Lubukbasung, KABA12.com — Pemerintah Kabupaten Agam mengeluarkan aturan baru untuk pertunjukan yang menggunakan hiburan orgen tunggal dan kesenian tradisional.

Hal itu diungkapkan Bupati Agam Indra Catri melalui Kasat Pol PP Damkar, Dandi Pribadi, Senin (3/6), aturan itu sudah disampaikan ke masyarakat melalui surat edaran nomor 300/169/Satpol PP – Damkar/2019 yang ditandatangani Sekda Agam, Martiaswanto.

Poin-poin yang tertuang dalam surat edaran tersebut di antaranya, pertunjukan organ tunggal hanya boleh dilakukan dari jam 08.00 sampai dengan 18.00 WIB. Sementara itu kesenian tradisional daerah diberi waktu hingga pukul 24.00 WIB.

Selain itu panitia penyelenggara yang akan menggunakan hiburan orgen tunggal harus mengurus surat izin keramaian dari pihak yang berwenang.

Selain itu, biduan tidak boleh menggunakan pakaian yang mengumbar aurat serta tarian yang mengarah ke pornoaksi, tidak memanfaatkan lokasi untuk tempat perjudian, minuman beralkohol dan narkoba, serta tidak menfasilitasi waria dan kegiatan yang melanggar norma adat dan agama lainnya.

‘’Bagi pihak yang ditemukan melanggar aturan, maka akan diberikan sanksi berupa pembubaran kegiatan dan penyitaan alat musik. Sanksi terberat berupa ancaman kurungan selama tiga bulan atau denda Rp50 juta,” tegasnya.

Terkait hal itu pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pemilik orgen tunggal dan kesenian tradisional, pihaknya juga berharap pemilik orgen tunggal bisa memberitahu aturan tersebut kepada panitia penyelenggara kegiatan.

(Ardi)

To Top