Kaba Terkini

Laki-laki Ditemukan Tewas Dalam Ngarai

Bukittinggi, KABA12.com — Setelah dinyatakan hilang sejak Kamis (27/07) sore, akhirnya Nurkhairat Lubis (38) warga asli Pasaman Barat yang tinggal di Belakang Balok, Bukittinggi ditemukan tewas di dalam ngarai Sianok.

Ketika ditemukan pada Jumat (28/07) sekitar pukul 02.15 WIB di dasar Ngarai Sampik, korban dalam kondisi mengenaskan.

Sesuai keterangan pihak PMI Bukittinggi, Akmal Musyarif, kalau pada Kamis sebelum kejadian, sekitar pukul 15.00 WIB, yang bersangkutan terlihat membawa anjingnya jalan-jalan ke pinggir ngarai. Sekitar pukul 16.00 WIB, salah seorang kawan yang bersangkutan hanya melihat anjingnya yang pulang, sedangkan Lubis panggilannya tidak terlihat.

Melihat ada keanehan tersebut, kawannya melihat ke pinggir ngarai dan memang terlihat ada bekas sesuatu jatuh dari tempat itu.

Adanya kejadian itu, masyarakat sekitar dan Tagana setempat berusaha mencari Lubis ke sekitar tempat itu, tapi baru sebatas di atas ngarai.

Sekitar pukul 24.00 WIB, kata Akmal, ada laporan ke PMI tentang adanya orang yang dinyatakan hilang dan diduga jatuh ke dalam ngarai. Maka, PMI, BPBD dan Tagana langsung menyusuri ngarai yang terjal tersebut menggunakan tali. Setelah di dinding tebing, ada bekas yang jatuh, karena tali tidak sampai, tim memilih jalan sedikit melingkar menuju dasar ngarai.

Setelah penyisiran sekitar satu jam, akhirnya sekitar pukul 02.15 WIB, Lubis ditemukan di dasar Ngarai Sampik dengan kedalam sekitar 60 meter dari tepi ngarai dalam kondisi mengenaskan. Terlihat kepala menancap ke tanah.

Dengan adanya penemuan tersebut, tim langsung mengevakuasi Lubis melewati jalan pinggir sungai di Ngarai Sianok dan langsung dibawa ke jalan raya untuk selanjutnya dibawa Rumah Sakit Achmat Mochtar (RSAM) Bukittinggi untuk di lakukan visum dan hasil pemeriksaan di rumah sakit, terlihat tulang bahu patah dan kedua tangan juga patah.

Beberapa memar pada tubuh Lubis diduga karena terbentur ketika jatuh ke dasar ngarai.

Setelah dibersihkan di rumah sakit dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, kata Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Suyatno S SIK, pihak kepolisian langsung menghubungi pihak keluarga.

Jumat siang, pihak keluarga dari Pasaman Barat langsung mengambil jenazah Lubis di rumah sakit.

(Ikhwan)

To Top