Kaba Terkini

Lagi, Tugas Wartawan Mendapat Tantangan, Jurnalis MNC Group Diintimidasi Oknum TNI

Bukittinggi, kaba12.com — Kembali tugas jurnalis mendapat tantangan di lapangan. Kali ini, Wahyu Sikumbang, jurnalis MNC Media Group, yang diduga mengalami intimidasi dan makian oleh seorang oknum TNI yang bertugas di Kodim 0304/Agam.

Mendapat intimidasi itu, para jurnalis di Bukittinggi bahkan dari berbagai daerah di Sumbar, langsung bereaksi dan meminta masalah itu segera dituntaskan unsur pimpinan TNI, khususnya Dandim 0304/Agam.

Bahkan, ketua PWI Bukittinggi H.Anasrul, langsung berkoordinasi dengan Dandim 0304/Agam untuk menuntaskan masalah itu, yang dijanjikan akan diselesaikan Selasa,(11/10).

Informasi yang diperoleh kaba12.com dari Wahyu Sikumbang, jurnalis MNC Media Group yang menjadi korban intimidasi dan makian oleh oknum TNI tersebut, kejadian berawal saat dia meliput peristiwa ada anak tersiram minyak panas di rumah sakit Madina, Minggu,(9/10).

Saat di dalam ruang IGD RS, Wahyu Sikumbang mengaku dihalang-halangi oleh oknum teresebut saat pengambilan dengan tangan mengibaskan tangannya ke kamera jurnalis MNC Media Group tersebut. Tak ingin terjadi keributan di IGD karena akan mengganggu pasien dan petugas medis, Wahyu keluar IGD melanjutkan mencatat data kejadian.

Wahyu Sikumbang menyebutkan, saat dia keluar dari IGD RS.Medina, oknum TNI itu juga mengikut keluar dan terjadi adu mulut, bahkan oknum tersebut melarangnya untuk memberitakan kejadian tersebut, tanpa alasan yang jelas.

Bahkan suasana sempat memanas, karena oknum tersebut mengeluarkan kata-kata kasar dan makian. Namun untuk menghindari hal yang tidak diinginkan Wahyu Sikumbang memilih pergi kembali ke lapangan kantin.

Sementara mendapat kabarnya adanya kasus tersebut, kalangan wartawan di Bukittinggi langsung bereaksi dan berniat bersama meminta klarifikasi terkait dengan masalah tersebut, dan berniat melaporkan kejadian itu pada Dandim 0304/Agam.

Bahkan, kalangan Pers di Kota Bukittinggi menyebutkan, kejadian serupa tidak hanya dialami Wahyu Sikumbang terkait dengan sikap oknum TNI tersebut, banyak wartawan lain yang pernah mengalami kasus serupa dari oknum yang sama.

Sementara Anasrul, ketua PWI Bukittinggi, menanggapi kejadian itu, langsung bereaksi dengan menghubungi Pasi Intel Kodim 0304/ Agam, dan disepakati untuk dilakukan pertemuan terkait masalah tersebut bersama unsur pimpinan Kodim 0304/Agam.

“Kita sudah menemui Pasi Intel. Kita lihat hasilnya nanti. Intinya yang bersangkutan minta maaf ke wartawan dan pencerahan bagi yang bersangkutan dan prajurit lain agar tidak menghalangi tugas-tugas jurnalistik,” kata Anasrul.

Sementara, saat menghubungi ketua PWI, Anasrul via telepon Senin, Dandim 0304/ Agam, Letkol Czi Renggo Yudi A, berharap wartawan dapat berjumpa diskusi dengan Dandim Selasa, (11/10) di ruang pertemuan Kodim untuk mendiskusikan hal itu.

“Mohon kawan-kawan bersabar menjelang. Yang pasti oknum itu sudah saya BAP dan tegur,” ungkap Dandim 0304/ Agam, Letkol Czi Renggo Yudi A seperti disebutkan Anasrul, ketua PWI Bukittinggi.

HARMEN

To Top