Kaba Agam
Kualitas Udara di Agam Mulai Menguatirkan, Warga Banyak Terserang ISPA
Lubukbasung,kaba12 — Kualitas udara di sebagian besar wilayah kabupaten Agam mulai menguatirkan menyusul dalam sepekan terakhir, permukaan udara mulai ditutupi kabut asap. Diduga, kabut asap yang melingkup itu, dampak dari kebakaran lahan di wilayah tetangga Sumatera Barat.
Pantauan kaba12, permukaan udara dengan kondisi cuaca yang lembab merata di banyak wilayah kabupaten Agam khususnya di kawasan Barat, baik di kecamatan Tanjung Mutiara, Ampek Nagari, Palembayan, Tanung Raya, Lubukbasung sampai ke Matur.
Bahkan, informasi yang diperoleh dari banyak warga, dalam sepekan terakhir masyarakat banyak yang terserang penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) terutama batuk, tenggorokan sakit dan sesak napas. Walau tidak separah daerah lain, khususnya di pulau Jawa, kondisi yang terjadi di wilayah ini, meresahkan masyarakat.
Menurunnya kualitas udara itu dibenarkan Ir.Arief Restu,Msi, Kepala DLH Agam yang menduga , kabut asap yang menutupi permukaan udara di wilayah Barat kabupaten Agam itu berasal dari kebakaran hutan di beberapa daerah tetangga Sumatera Barat.
Disebutkan, dampak kabut asap, dengan intensitas hujan yang rendah menjadi pemicu tidak terlarutnya asap di permukaan udara, “ kondisi ini menyebabkan banyak kawasan yang tertutupi kabut asap dalam beberapa hari terakhir, “sebut Arief Restu.
Walau kondisi yang ada, masih relative aman, karena hasil pemantauan pihaknya, potensi hujan masih tinggi di wilayah kabupaten Agam, sehingga diharapkan kondisi permukaan udara bisa kembali normal.
Dilain pihak, Kepala DLH Agam itu menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah, jerami, batang jagung dan lainnya, sehingga tidak menambah runyam kondisi udara saat ini, “ mari kita saling menjaga, agar kualitas udara bisa lebih baik, “sebut Arief Restu lagi.
Sementara dari hasil pantauan BMKG, prakiraan kualitas udara Selasa,(5/9) di wilayah Sumbar terdapat 11 hotspot, dengan kualitas udara secara umum berada pada kategori BAIK hingga SEDANG.
-HARMEN-