Kaba Agam

KPU Agam Gelar FGD Evaluasi Hasil Pilkada 2024, Herman Susilo :Untuk Pemilu Lebih Berkualitas

Posted on

Lubukbasung,kaba12 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam gelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Evaluasi Pemilihan sebagai bagian dari tahapan dalam penyelenggaraan Pilkada 2024, di aula utama kantor Bupati Agam, Padang Baru, Lubukbasung, Rabu, (19/2).

FGD yang dihadiri sejumlah stakeholder pemilu ini bertujuan untuk menghimpun pandangan dan masukan demi perbaikan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan di masa mendatang.

Menurut Herman Susilo, Ketua KPU Agam, FGD memiliki arti penting sebagai sarana untuk menampung berbagai masukan dari stakeholder, khususnya dalam kegiatan pemilu dari berbagai elemen yang ada. Masukan itu penting sebagai bagian dari upaya KPU untuk selalu berbenah, mengevaluasi berbagai kegiatan, agar kedepan, kegiatan serupa yang digelar bisa dilaksanakan lebih maksimal.

 

“FGD ini merupakan salah satu tahapan penting dalam evaluasi Pilkada 2024. Melalui forum ini, kita dapat menghimpun pandangan dan masukan yang konstruktif dari berbagai pihak untuk perbaikan di masa depan,” ujarnya.

Ditambahkan, dalam diskusi ini beberapa tahapan pemilihan menjadi fokus utama pembahasan. Tahapan tersebut meliputi penyusunan perencanaan, program, dan anggaran Pilkada, pendaftaran dan penelitian persyaratan pasangan calon.

Kemudian, kegiatan kampanye dan dana kampanye, pemungutan dan penghitungan suara, penetapan hasil pemilihan, advokasi hukum serta penyelesaian sengketa, penyusunan daftar pemilih, serta penggunaan aplikasi Sirekap dalam Pilkada, yang merupakan tahapan penting yang dilalui .

Ketua KPU Agam itu berharap, melalui FGD yang digelar, ada rekomendasi konkret untuk perbaikan penyelenggaraan pemilu dan pilkada di masa mendatang, “kami berharap FGD ini dapat menghasilkan masukan yang dapat diterapkan dalam pemilu dan Pemilihan berikutnya, sehingga penyelenggaraan pemilu di Indonesia, khususnya di Agam, semakin berkualitas,” ujar Herman Susilo.
Sukses Super Team

Sementara Bupati Agam diwakili Staf Ahli Bupati Agam, Roza Syafdefianti, menyebut Pilkada 2024 berlangsung dengan baik dan sukses. Menurutnya, Pilkada di Agam telah dilaksanakan dengan baik, lancar dan sukses, “dinamika yang terjadi selama proses pemilu menjadi pelajaran berharga yang dapat kita diskusikan dalam FGD ini ,” ujarnya.

Roza juga menekankan bahwa keberhasilan Pilkada 2024 merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang terlibat, “tidak ada pemerintah daerah yang hebat sendiri, tidak ada KPU yang hebat sendiri. Keberhasilan Pilkada ini adalah hasil kerja sama semua pihak yang tergabung dalam supertim,” lanjutnya.

Bupati Agam lanjutnya, memberikan apresiasi atas kerja keras semua pihak yang telah menyukseskan Pilkada 2024, “Bupati mengucapkan terima kasih atas kontribusi semua pihak, baik penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, aparat keamanan serta masyarakat Agam yang telah turut serta dalam menyukseskan Pilkada ini,” ujarnya.
Sementara Komisioner KPU Provinsi Sumatera Barat, Ory Sativa Syakban menyoroti FGD Penyusunan Laporan Evaluasi Pilkada 2024 ini merupakan model baru yang pertama kali diterapkan dalam pemilu lalu, “kita menerapkan model evaluasi baru melalui FGD, yang pertama kali kita praktikkan dalam pemilu lalu. Ini adalah langkah maju dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemilu dan pilkada,” jelasnya.

Selain itu, transparansi dalam setiap tahapan juga menjadi perhatian utama dalam Pilkada kali ini, “setiap tahapan Pilkada telah disampaikan secara terbuka melalui media, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan akurat mengenai proses pemilihan,” ungkapnya.

Data pemilih yang digunakan dalam Pilkada 2024 juga dinilai sangat akurat dan tidak menimbulkan sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK), “salah satu indikator suksesnya Pilkada adalah tidak adanya gugatan terkait daftar pemilih tetap di MK. Ini membuktikan bahwa pendataan pemilih telah dilakukan dengan sangat baik,” katanya.

Keberhasilan ini, menurut Ory, buah dari evaluasi yang telah dilakukan terhadap penyelenggaraan pemilu sebelumnya, “setiap perbaikan yang kita lakukan saat ini adalah hasil dari evaluasi terhadap kekurangan dalam penyelenggaraan pemilu sebelumnya. Dengan demikian, Pilkada 2024 bisa berjalan lebih baik dan minim permasalahan,” jelasnya.

(HARMEN)

Populer

Exit mobile version