Bukittinggi, KABA12.com — Dalam upaya memberikan pemahaman tertib berlalulintas pada masyarakat khususnya usia remaja, Rabu (10/05) Korlantas Mabes Polri gelar seminar Police Goes To Campus melalui lembaga pendidikan di Pustaka Proklamator Bung Hatta, Bukittinggi.
Dalam seminar tersebut tak kurang dari 1000 orang peserta hadir yang berasal dari 300 organisasi dan komunitas kendaraan bermotor di Sumatera Barat bersama 500 peserta seminar dari beberapa perguruan tinggi di Sumbar.
Kegiatan yang dibuka Direktur Keamanan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Mabes Polri, Brigjenpol Chryshnanda Dwi Laksana MSi, mendapat apresiasi khusus dari peserta, pasalnya kegiatan semacam itu baru pertama digelar melihatkan beragam komunitas sehingga moment ini sekaligus jadi ajang silaturrahmi.
Sementara perguruan tinggi yang menjadi peserta yaitu, dari STPDN, IAIN, UNP, STIKES Yarsi, STIKES Fort de Kock, STIE Agus Salim, AMIK dan AKTAN.
Dirkamsel Korlantas Mabes Polri, Brigjenpol Chryshnanda Dwi Laksana MSi dalam sambutannya menyebutkan peram serta mahasiswa dalam tertib lalulintas sangat luar biasanya pentingnya.
Tahun ini, Korlantas Mabes Polri mencanangkan tahun keselamatan dengan memberdayakan seluruh pihak, baik komunitas kendaraan bermotor, pelajar dan mahasiswa yang diharapkan jadi ujung tombak disiplin dan tertib berlalulintas mengantisipasi dampak buruk kecelakaan lalin yang merugikan.
Ditambahkan, masalah lalulintas berasal dari kemacetan dan bisa berakibat yang lain.
” Bukittinggi sebagai destinasi pasriwisata, upayakan lalulintas yang aman, tertib dan nyaman. Jangan sampai orang yang datang ke Bukittinggi, kapok untuk datang lagi. Intinya diperlukan keamanan dan keselamatan berlalulintas,” kata Chryshnanda.
Peran semua pihak diharapkan bisa merealisasikan lalulintas yang aman, nyaman dan tertib, sehingga Bukittinggi menjadi kota tujuan yang diminati.
Sementara wakil walikota Bukittinggi, H Irwandi menyebutkan, kondisi lalulintas pada liburan terutama liburan lebaran sudah baik dan kemacetan sudah bisa diminimalisir, sebab kepadatan kendaraan di jalan raya sudah bisa diurai dengan rekayasa yang dilakukan oleh Satlantas Polres Bukitinggi.
Bukittinggi ota kecil, tapi pengunjung banyak sekali, sehingga ketersediaan jalan dalam kota tidak memadai untuk jumlah kendaraan yang masuk.
” Dengan seminar ini diharapkan mahasiswa bisa mematuhi aturan lalulintas. Untuk itu, sebagai kota wisata, diharapkan peran pelajar dan mahasiswa bisa menjadi ujung tombak menjaga, keamanan dan ketertiban berlalulntas di dalam kota,” ungkap Irwandi.
Sementara menurut AIPTU Yasliman Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bukittinggi, kegiatan tersebut merupakan agenda Korlantas Mabes Polri dengan tuan rumah Polres Bukittinggi.
Materi seminar pada mahasiswa tersebut dengan tujuan agar berkendaraan yang baik, sehingga bisa meminimalisir angka kecelakaan.
Hal serupa juga diharapkan pada komunitas sepeda motor yang berdatangan dari 50 Kota, Padang Panjang, Padang, Bukittinggi, dan Lubukbasung menjadi motor penggerak tertiba berlalulintas pada masyarakat.
Seminar akbar itu juga disemarakan dengan beragam acarandi halaman belakang perpustakaan Bung Hatta, acara komunitas sepeda motor.
Selain doorprize, komunitas sepeda motor juga mengadakan konvoi bertema tertib berlalulintas keliling Kota Bukittinggi dilepas wakil walikota ditandai dengan pengibaran bendera.
(Ikhwan)