Palembayan, kaba12 — Konflik hewan liar kembali terjadi di Kecamatan Palembayan.
Kali ini, 1 ekor kerbau milik warga mati mengenaskan diterkam harimau di Jorong Tantaman Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Jumat, (8/3) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Ternak kerbau milik Asrial, warga Tantaman itu mati mengenaskan, dan mengalami luka-luka serius di bagian pinggul dan kaki, diduga diterkam harimau terutama melihat jejak kaki yang ditinggalkan di lokasi kejadian.

Saat ini, kasus konflik hewan liar itu sudah dilaporkan ke BKSDA Agam untuk penanganan lebih lanjut termasuk upaya antisipasi yang dilakukan.
Kejadian itu dibebarkan Camat Palembayan Sabirun menjawab kaba12 Jumat, (8/3), kejadian itu membuat warga di Tantaman resah dan ketakutan.
Disebutkan, konflik hewan liar yang kemarin menyebabkan 1 ekor kerbau warga mati, sebelumnya sudah diwaspadai, menyusul terlihatnya jejak kaki sang raja rimba di wilayah Palembayan beberapa waktu belakangan.

” Kita sudah koordinasikan dengan BKSDA dan unsur terkait, untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang, ” sebut Sabirun.
Camat Palembayan itu menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan termasuk mengamankan seluruh ternak milik warga dalam kandang dan dibawa ke tempat aman dekat rumah jika malam hari.

” Upaya antipasi harus dilakukan bersama, agar konflik dengan hewan liar yang merugikan warga tidak terulang, “sebut Sabirun.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12, konflik hewan liar di wilayah itu sudah cukup lama terjadi, warga bersama pihak terkait sudah melakukan langkah- langkah antisipasi termasuk pengamanan hewan ternak.
(HARMEN)