Agam

Kominfo Agam Tender Pengadaan Perangkat e-Evoting Rp 350 Juta

Lubukbasung, KABA12.com — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Agam melansir paket pengadaan barang peralatan e-Voting telah masuk dalam proses tender hingga 24 Juli 2019.

Proses tender dibuka lewat Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Agam (http://lpse.agamkab.go.id).

Kepala Dinas Kominfo Agam, Fauzan Helmy Hutasuhut pada KABA12.com, Selasa (23/07) mengatakan, Pengadaan perangkat e-Evoting tahun 2019 senilai Rp 350 juta tersebut akan digunakan untuk Pemilihan Walinagari (Pilwana) di 29 nagari pada November mendatang.

“Peralatan e-Voting yang sedang di tenderkan yaitunya, PC All in one, Printer Thermal, Card Reader, dan KTP Reader yang masing-masingnya berjumlah 11,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, PC All in one 11 buah akan digunakan untuk pencoblosan/pemilihan di bilik suara, kemudian Printer Thermal 11 buah yang berfungsi mencetak rekap suara kosong, cetak hasil pilihan tiap-tiap pemilih, dan cetak rekap suara hasil pemilihan. Lalu, Card Reader 11 buah yang brfungsi untuk mengaktifkan aplikasi e-voting di bilik suara oleh setiap pemilih. Serta, KTP Reader 11 buah yang berfungsi untuk pembaca KTP elektronik untuk mengakses data DPT Pilwana.

Fauzan menyebutkan, jumlah perangkat e-voting yang dimiliki Kabupaten Agam saat ini ada sebanyak 48 unit. Peralatan itu disimpan di gudang dan dalam waktu dekat akan diperiksa jelang pelaksanaan Pilwana.

Selain menambah perangkat e-voting PC All in one, Kominfo Agam juga akan menambah perangkat lainnya berupa 2 unit Laptop di masing-masing TPS. Laptop pertama berisi aplikasi DPT dengan perangkat input KTP reader yang digunakan untuk pendaftaran pemilih sebelum kebilik suara. Kemudian, laptop kedua berisi aplikasi generator dengan perangkat input smartcard reader, berfungsi untuk recharger Smart Card pembuka aplikasi e-voting.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Agam, Teddy Martha menyebutkan, ke 29 nagari yang menggelar Pilwana itu diantaranya Nagari Sungai Landia, Guguk Tabek Sarojo, Koto Kaciak, Manggopoh, Lubukbasung, Maninjau, Batu Taba dan lainnya.

Ke 29 nagari itu tersebar di 14 kecamata di Agam dan Walinagari itu habis masa jabatan pada 2018, 2019 dan 2020.

“Pilwana menggunakan sistem e-voting itu memudahkan pemilih, mengirit biaya untuk cetak surat suara dan lainnya. Selain hemat biaya, keunggulan metode secara e-voting ini tidak ada gangguan keamanan, transparasi, proses penghitungan suara lebih cepat, tepat, akurat dan hasil langsung dapat dilihat dalam beberapa menit,” ungkap Teddy.

Sebelumnya, Agam telah sukses melaksanakan Pilwana elektronik dengan sistem e-voting di 28 nagari dengan total 203 TPS pada 2017 lalu.

(Jaswit)

To Top