Kaba Terkini

Kobaran Api Kebakaran di Bukik Pincuran Padam Diguyur Hujan Lebat

Pakan Kamih, kaba12.com — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Timur kabupaten Agam Senin malam berhasil memadamkan kobaran api yang membakar lahan seluas 1 hektar di jorong Pincuran nagari Koto Tangah, kecamatan Tilatang Kamang.

Tim Damkar Agam dibantu personil Damkar Bukittinggi yang menerjunkan 4 armada, sebelumnya tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa berupaya memadamkan api secara manual, karena armada damkar tidak bisa menembus lokasi kebakaran lahan yang terjarak sekitar 1 km dari jalan kampung.

Padam sepenuhnya padan diguyur hujan lebat sekitar pukul 21.15 WIB, sehingga kebakaran lahan tidak menjalar ke lokasi lain di kawasan pebukitan tersebut.

Camat Tilatang Kamang Ade Harlien bersama Danru Damkar Wilayah Timur Alek menyebutkan, kobaran api yang menjalar di lahan pebukitan tersebut perlahan padam diguyur hujan lebat.

Walau demikian, sebut Ade Harlien, kawasan lahan yang terbakar masih dalam pantauan petugas karena dikuatirkan bibit api masih terpendam, sehingga berpotensi memicu kebakaran susulan.

” Mudah-mudahan, api sepenuhnya bisa padam diguyur hujan lebat, sehingga api bisa betul-betul padam,” ulas Alek.

Sebelumnya kebakaran besar yang membubungkan asap pekat ke udara tersebut, nyaris tidak bisa dipadamkan petugas karena lokasi kebakaran lahan yang jauh dari tepi jalan sehingga armada pemadam kebakaran tidak masuk ke lokasi kejadian, dan terpaksa proses pemadaman dilakukan secara manual.

Kebakaran yang terjadi Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB, sontak membuat seluruh jajaran terkait Pemkab Agam, terjun bersama ke lokasi kebakaran, bahkan 4 armada Damkar Agam dan Bukittinggi siaga bersama personil, namun tidak bisa berbuat banyak, karena sulitnya medan ke lokasi kebakaran,sehingga petugas hanya bisa memadamkan api secara manual.

Saat ini, api yang membakar lahan tersebut sudah sepenuhnya padam, sementara hujan lebat masih mengguyur wilayah Timur kabupaten Agam sehingga warga mengungkap syukur karena hujan lebat diharapkan bisa mengikis kabut asap yang menutup udara beberapa hari terakhir.
HARMEN

To Top