Kaba Agam

Klarifikasi BKSDA Sumbar, Di Sitingkah Tapi Adalah Bunga Bangkai, Ketegori Langka dan Dilindungi

Posted on

Lubukbasung,kaba12 — Bunga bangkai (amorphophallus titanum) yang kini viral di media sosial dan banyak dikunjungi warga di Sitingkah Tapi, Jorong II Balai Ahad, Nagari Lubukbasung, ternyata bukan bunga rafflesia seperti yang dihebohkan warga.

Jenis bunga yang kini sedang mekar yang banyak mendapat sorotan warga itu setelah dicek tim BKSDA Sumbar, adalah jenis bunga bangka (amorphophallus titanum), merupakan salah satu bunga langka dan dilindungi.

Seperti dijelaskan Ade, BKSDA Sumbar, bunga bangkai itu sengaja ditanam oleh Asrial,pemilik lahan sejak 12 tahun lalu, dan mekar di hari ketiga, dan saat ini tengah mekar yang mengundang daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Dijelaskan, bunga ini beda dengan bunga rafflesia, karena bunga rafflesia tidak memiliki batang, daun dan lainnya. Sedangkan bunga bangkai memiliki daun, akar dan mengalami dua fase, yaitu fase vegetatif atau berdaun yang ditandai dengan adanya batang dan daun yang berlangsung sampai dua tahun.

Ditambahkan, bunga bangkai yang kini menjadi perhatian public itu bisa sampai tinggi 160 cm dengan diameter kelopak 110 cm, “ ini salah satu tanaman langka dan dilindungi, yang sudah 12 tahun ditanam dan dipelihara oleh pemiliknya di Sitingkah Tapi, Jorong II Balai Ahad, Lubukbasung, “sebut Ade lagi.
Pihak BKSDA Sumbar memastikan itu, setelah mendatangi lokasi yang saat ini menjadi pusat perhatian warga Lubukbasung, meminta warga dan pemilik lahan untuk memelihara tanaman itu,karena masuk dalam kategori langka.

Sebelumnya,seperti diberitakan kaba12, warga dihebohkan dengan mekarnya bunga rafflesia di Sitingkah Tapi, Lubukbasung. Namun, setelah dicroscek oleh tim BKSDA, tanaman yang kini viral itu bukan jenis raflesia tapi, bunga bangkai yang juga sangat dilindungi undang-undang karena langka.

(HARMEN)

Populer

Exit mobile version