Maninjau, KABA12.com — Kantor Pos Indonesia Cabang Maninjau, Kabupaten Agam mulai menyalurkan tiga program bantuan sosial kepada penerima dengan kriteria masyarakat miskin. Bantuan sosial tersebut yaitu BLT BBM, BPNT Sembako, dan PKH yang berasal dari Kementerian Sosial RI.
Kepala Kantor Pos Cabang Pembantu Maninjau, Dona Afrizal mengatakan, penyaluran ketiga program bansos tersebut sudah dimulai sejak Rabu (23/11) kemarin kepada penerima. Setiap penerima akan mendapat bantuan tunai dengan jumlah bervariasi, tergantung jenis bantuan yang diterima.
“BLT BBM tahap 2 disalurkan kepada penerima senilai Rp 300 ribu, sementara BPNT sembako tahap 4 senilai Rp 600 ribu, sedangkan bantuan program PKH nominalnya bervariasi sesuai dengan data yang ada,” kata Dona Afrizal kepada KABA12.com, Kamis (24/11).

Ia menambahkan, jumlah warga yang menerima bantuan tersebut tercatat sebanyak 1.678 orang penerima. Mereka tersebar di 7 nagari di Kecamatan Tanjung Raya. Rinciannya Nagari Koto Malintang sebanyak 196 orang, Koto Gadang VI Koto 199 orang, Koto Kaciak 184 orang, Paninjauan 154 orang, Duo Koto 233 orang, Bayua 491 orang, dan Maninjau 221 orang. Sementara penerima bantuan asal Nagari Sungai Batang dan Tanjung Sani mencairkan bantuan itu di Kantor Pos Cabang Sungai Batang.
“Sekarang sudah masuk pada hari kedua penyaluran bantuan, masyarakat terlihat sangat antusias datang kesini untuk menerima bantuan dari pemerintah,” ungkapnya.
Lebih lanjut disebutkan, pelayanan pencairan bantuan kepada penerima dimulai pukul 09.00 pagi sampai 16.00 sore. Selain itu, penyalurannya juga ditargetkan tuntas selama 7 hari terhitung dari tanggal 23 hingga 30 November 2022.
“Untuk syarat pencairannya harus membawa surat panggilan mendapat bansos, membawa fotocopy KTP dan KK, membawa KTP dan KK asli, serta tidak dibenarkan membawa anak kecil,” katanya.
Ia menyebut, bahwa bantuan tersebut akan diantar langsung oleh petugas pos ke rumah penerima yang lansia, disabilitas, dan sakit. Sebelumnya mereka juga diminta untuk mengkonfirmasi ke petugas agar bantuan bisa diantar.
“Bagi penerima lansia, disabilitas, dan sakit diminta untuk menghubungi petugas pos terlebih dahulu agar bantuan tersebut bisa langsung diantar ke rumah masing-masing,” jelasnya
(Bryan)