BPBD Kab. Agam

Kabut Asap Kiriman Kian Tebal Giliran Lahan di Agam Terbakar

Pakan Kamih, kaba12.com — Saat kabut asap semakin menebal di wilayah kabupaten Agam, justru diperparah dengan musibah kebakaran lahan di jorong Pincuran Nagari Koto Tangah, kecamatan Tilatang Kamang, Senin,(23/9) malam ini.

Kebakaran besar yang membubungkan asap pekat ke udara tersebut, nyaris tidak bisa dipadamkan petugas karena lokasi kebakaran lahan yang jauh dari tepi jalan sehingga armada pemadam kebakaran tidak masuk ke lokasi kejadian, dan terpaksa proses pemadaman dilakukan secara manual.

Namun, musibah kebakaran lahan yang membuat seluruh unsur di kabupaten Agam terjun ke lokasi kejadian tertolong dengan turunnya hujan lebat di wilayah Timur kabupayem Agam termasuk di lokasi kebakaran lahan.

” Jalan masuk tidak bisa ,kebakaran lahan diatas pebukitan, armada tidak bisa masuk, terpaksa tim pemadam berupaya memadamkan api dengan cara manual,” sebut Alek ,Danru Damkar Agam di lokasi kejadian kepada kaba12.com.

Camat Tilatang Kamang Ade Harlien yang dihubungi kaba12.com di lokasi kebakaran menyebutkan, saat ini api di lokasi kebakaran masih membesar, dan pemadaman terpaksa dilakukan secara manual.

Namun, Ade Harlien menyebutkan, saat kebakaran terjadi, hujan lebat mengguyur wilayah Tilatang Kamang termasuk di lokasi kebakaran,” mudah-mudahan, bisa padam oleh hujan lebat ini, kami akan pantau sampai kondisi aman dan api di lokasi kebakaran padam,” tegas Ade Harlien.

Kebakaran yang terjadi Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB, sontak membuat seluruh jajaran terkait Pemkab Agam, terjun bersama ke lokasi kebakaran, bahkan 3 armada Damkar Agam siaga bersama personil, namun tidak bisa berbuat banyak, karena sulitnya medan ke lokasi kebakaran,sehingga petugas hanya bisa memadamkan api secara manual.

Hingga berita ini ditayangkan, api masih berkobar di lahan yang terbakar, walau hujan lebat mengguyur lokasi kejadian. Tidak diperoleh informasi penyebab kebakaran dan identitas pemilik lahan karena masih diselidiki pihak berwajib.
HARMEN

To Top